Akibat Pembatasan Mengemukakan Pendapat

Akibat Pembatasan Mengemukakan Pendapat


Dalam pemerintahan yang otoriter, kebebasan mengemukakan pendapat, apalagi di muka umum, sangat dibatasi oleh pemerintah. Hal deinikian sesungguhnya merupakan pelanggaraan terhadap hak asasi manusia. Memang, hak kemerdekaan mengemukakan pendapat tidak boleh digunakan sekehendak hati karena di dalam hak tersebut juga melekat kewajiban untuk menghargai dan menghormati hak yang sama yang diiniliki orang lain. Akan tetapi, apabila pembatasan atau pengekangan dilakukan pemerintah terhadap rakyat deini kepentingan kekuasaan pemerintah semata, hal ini sungguh merupakan sebuah kesalahan yang amat fatal.

Dewasa ini kebebasan mengemukakan pendapat sepertinya mengalaini perkembangan yang baik. Semakin banyak pemerintah di berbagai negara yang menghormati dan menghargai hak kemerdekaan mengemukakan pendapat. Meskipun deinikian, masih ada juga pemerintahan yang melakukan pembatasan-pembatasaan. Pengekangan terhadap kebebasan mengemukakan pendapat oleh pemerintah yang berkuasa sebenarnya dapat menimbulkan akibat yang kurang baik bagi rakyat, pemerintah, ataupun bangsa.



Akibat bagi Rakyat

Bagi rakyat, adanya pembatasan oleh pemerintab akan berakibat terjadinya hal berikut, yakni:
  1. berkurang atau hilangnya hak kemerdekaan mengemukakan pendapat,
  2. munculnya sikap apatis (tidak peduli) dan rakyat atau masyarakat terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. kekecewaan yang dalam terhadap pemerintah.
  4. hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah. dan
  5. pembangkangan terhadap pemerintah.

Akibat bagi Pemerintah

Bagi pemerintah, adanya pembatasan oleh pemerintah akan berakibat terjadmnya hal berikut, yakni:
  1. berkurang atau hilangnya kepercayaan rakyat,
  2. berkurang atau hilangnya kesempatan untuk mendapatkan masukan atau aspirasi dan rakyat untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara.
  3. berkurang atau hilangnya dukungan rakyat, dan
  4. perlawanan dan rakyat.

Akibat bagi Bangsa dan Negara

Bagi bangsa dan negara , adanya pembatasan oleh pemermntah terhadap hak warganya akan berakibat terjadinya hal benikut, yakni:
  1. dengan sedikitnya masukan dan dukungan dan rakyat, maka pembangunan bangsa dan negara dapat terhambat,
  2. stabilitas nasional dapat terganggu, dan
  3. negara kehilangan pikiran-pikiran dan ide-ide kreatif dan rakyatnya.
Sumber Pustaka: Yudhistira