Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Penghambat Terciptanya Persaingan

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Penghambat Terciptanya Persaingan


Bentuk-bentuk interaksi sosial penghambat terciptanya lembaga, kelompok dan organisasi sosiI disebut dengan proses disosiatif, yang meliputi:

Persaingan (Kompetisi)


Persaingan merupakan suatu proses sosial yang ditandai dengan adanya persaingan antarindividu maupun kelompok dalam mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan dengan cara menarik perhatian atau mempertajam prasangka tanpa menggunakan ancaman dan kekerasan.



Persaingan dihasilkan dalam beberapa bentuk, yaitu sebagai berikut.
  1. Persaingan di bidang ekonomi, biasanya timbul ketika jumlah persediaan yang terbatas tidak seimbang dengan jumlah konsumen yang besar. Pada umumnya para produsen akan mencoba memenangkan persaingan dengan memproduksi barang dan jasa berkualitas baik dengan harga yang rendah.
  2. Persaingan untuk memperoleh kedudukan dan peranan, persaingan ini timbul karena adanya
  3. keingmnan-keinginan dan tiap-tiap orang untuk mempunyai kedudukan dan peranan yang lebih tinggi
  4. dan kedudukan dan peranan yang dimilikinya sekarang. Kedudukan dan peranan yang diinginkan adalah yang paling dihargai oleh masyarakat pada waktu itu.
  5. Persaingan kebudayaan, keagamaan, pendidikan, dan lembaga kemasyarakatan.
  6. Persaingan ras yang terjadi karena perbedaan warna kulit, bentuk tubuh, dan corak rambut.
Persaingan pun mempunyai beberapa fungsi yaitu
  1. menyalurkan keingmnan individu dan kelompok yang bersifat kompetitif;
  2. merupakan alat untuk mengadakan seleksi berdasarkan keahllan dan kemampuan seseorang untuk mendudukkannya pada kedudukan dan peranan tertentu;
  3. sebagal alat untuk menyaring golongan fungsional sehingga tercipta pembagian kerja yang efektif, di mana jika ada persaingan antarkelompok masing-masing kelompok akan mencari pengikut-pengikut yang masing-masing mempunyai fungsi khusus dalam memenuhi tujuan kelompok.
  4. menyalurkan keinginan, kepentingan inividu atau kelompok serta nilai-nilai dengan baik.
Dengan fungsi yang dijelaskan di atas, persaingan akan menghasilkan:
  • Perubahan kepribadian seseorang, persaingan dapat memperluas pandangan pengertian dan pengetahuannya dan juga perasaan simpati seseorang. Hal ml muncul ketika seseorang yang bersaing mencoba mengenali lawannya mulai dan sifatnya, cara kerja sampal perilakunya. Jika sifat-sifat lawannya berkenan dengan dirinya, Ia akan menghargai lawan nya.
  • Terciptanya solidaritas kelompok, persaingan yang jujur akan menciptakan solidaritas dalam kelompok, di mana masing-masing individu akan menyesuaikan din dengan individu lamnnya dalam satu kelompok din sehingga tercapal keserasian.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact