Dampak Positif Dan Negatif Migrasi Serta Usaha Penanggulangannya

Dampak Positif Dan Negatif Migrasi Serta Usaha Penanggulangannya



Migrasi yang dilakukan dan satu tempat ke tempat lain akan lebih mudah manakala sarana dan prasarana transportasi memadai. Jarak yang dapat ditempuh akan semakin jauh. Selain itu, waktu yang digunakan untuk bermigrasi akan semakin singkat. Akibatnya, migrasi yang dilakukan penduduk semakin bertambah. Migrasi penduduk akan memiliki dampak positif dan negatif baik terhadap daerah asal maupun daerah tujuan.



Dampak migrasi terhadap daerah asal


Dampak positif migrasi terhadap daerah asal, antara lain:
  1. mengurangi masalah pengangguran di daerah asal;
  2. meningkatkan kesejahteraan melalui kiriman uang dan para migran;
  3. memotivasi pembangunan daerah asal karena penduduk telah melihat kemajuan daerah lain;
  4. meningkatkan kualitas penduduk melalui pendidikan di daerah tujuan;
  5. mengurangi kepadatan penduduk baga daerah yang berpenduduk padat.
Dampak negatif migrasi terhadap daerah asal, antara lain:
  • mengurangi tenaga kerja di daerah asal, terutama di daerah pertanian;
  • mengurangi tenaga yang potensial untuk membangun daerahnya, jika yang melakukan migrasi adalah penduduk yang berkualitas;
  • perilaku yang tidak sesuai dengan norma daerah asal sering ditularkan dan daerah tujuan.

Dampak migrasi terhadap daerah tujuan


Dampak positif migrasi terhadap daerah tujuan antara lain mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di daerah tujuan. Migrasi juga dapat merangsang pengembangan daerah bagi daerah yang jarang penduduknya. Selain itu, daerah tujuan memperoleh keuntungan budaya dengan ditemukannya teknologi baru oleh para pendatang.

Adapun dampak negatif migrasi terhadap daerah tujuan antara lain, timbulnya masalah pengangguran karena terlalu banvak pendatang. Selain itu, banyaknya pendatang juga menimbulkan masalah tata kota. Hal ini terjadi karena para pendatang, terutama yang bukan berasal dan kalangan terpelajar, biasanya menempati daerah yang kumuh.
Sumber Pustaka: ESIS