Jenis Perindustrian Di Indonesia Dibanding Di Negara Maju

Jenis Perindustrian Di Indonesia Dibanding Di Negara Maju



Kalau kita bandingkan jenis industri yang terdapat di Indonesia dengan jenis industri yang terdapat di negara-negara maju, perbedaan yang tampak jelas adalah pada pemanfaatan teknologinya. Industri-industri yang terdapat di Indonesia pada umunmya berupa industri rumah tangga. Industri rumah tangga tidak banyak menggunakan teknologi maju dan jumlah hasil produksinya dalam skala kecil.

Prinsip-prinsip yang ditetapkan pemerintah adalah membantu mengembangkan industrii ndustri kecil yang telah ada. Prinsip bantuan itu terkadang awalnya bersifat pinjaman, akan tetapi, karena yang menerima bantuan tidak mengembalikan akhirnya dibiarkan saja. Hal-hal tersebut memberikan gambaran bahwa persetujuan bersama pada industri kecil dan rumah tangga kurang dihargai.


Guna memacu perkembangan industri di negara kita, maka kita perlu melihat kondisi perindustrian di negara industri lain yang lebih maju. Dengan demikian kita akan bisa lebih giat membangun dengan belajar dan mereka. Berikut ini akan dijabarkan kondisi beberapa negara industri di dunia.

Amerika Serikat


Amerika Serikat merupakan negara industri besar di dunia. Beberapa hal yang mendukung Amerika Serikat sehingga menjadi negara industri besar adalah kaya bahan mentah dan bahan tambang, kekuatan modal cukup besar, kemajuan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), dan organisasi yang sudah teratur.

Industri di Amerika memiliki sifat yang khas yaitu: mengunakan sistem standard yang tetap, membentuk asosiasi dan persetujuan bersama (kartel) pada setiap perusahaan, melakukan produksi secara besar-besaran, dan membagi kerja dengan sistem taylor (spesialisasi). Persebaran daerah-daerah industri di Amerika untuk beberapa produk antara lain adalah pabrik lokomotif dan gerbong kereta api di Chicago; galangan kapal di New York dan Philad elphia; pabrik pesawat terbang di Washington; industri besi dan baja yang menghasilkan mobil dan mesin-mesin Dodge, Ford, Chevrolet, di Pittsburg, Cleveland, Detroit, Chicago, dan Duuth; pabrik mobil terbesar di dunia milik Ford di Detroit; tempat penyembelihan ternak terbesar di dunia di Chicago; dan industri katun di kota Boston.

Dewasa ini, industri katun di Carolina Utara berkembang pesat. Hal ini dikarenakan Carolina merupakan daerah kapas (cotton belt); upah pekerja lebih murah, karena pekerjanya orang Negro; dan banyak air terjun untuk sumber tenaga hidrolistrik.

Australia


Dewasa ini, industri di Australia mengalami kemajuan pesat. Namun demikian, Australia juga mempunyai hambatan-hambatan, antara lain: adanya politik putih, kecilnya jumlah penduduk yang akan menggunakan barang-barang tersebut, dan upah buruh tinggi.

Guna mengantisipasi hambatan-hambatan tersebut, Pemerintah Australia telah melakukan beberapa usaha untuk melindungi industri, antara lain: memberikan subsidi bagi industri dalam negeri, mengadakan cukai impor yang sangat tinggi, kecuali terhadap Inggris, mendahulukan hasil dalam negeri (imperial preference), dan mçngadakan larangan impor terhadap barang tertentu, misalnya cokelat dan gula. Persebaran industri di Australia untuk beberapa produk antara lain sebagai berikut.

  1. Hasil industri yaitu mesin pabrik, tekstil, sepatu, alat-alat elektronika, mobil, kapal laut, dan barang-barang plastik. Pusat industri terletak di New Castle dan Sydney.
  2. Industri pengolahan hasil pertanian dan peternakan terdapat di Perth, Adelaide, Hobart, dan Brisbane.
  3. Industri mobil, dihasilkan Australia antara lain di Hobart.
  4. PLTA dikembangkan di daerah Tasmania dan Victoria Utara (Snowy Mountain dan Kiewa).

Jepang


Jepang merupakan negara industri nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat bahkan
pada saat ini Jepang bisa dikatakan menjadi pusat perhatian untuk bidang industri. Hampir
seluruh negara industri di dunia banyak melirik ke Jepang untuk menghasilkan suatu produk.

Perindustrian Jepang maju pesat. Penyebabnya adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki tenaga terlatih dan terampil.
  2. Memiliki tenaga ahli yang cukup banyak.
  3. Industri-industri di Jepang berlangsung setiap han 24 jam (tenaga kerja bergantian).
  4. Dikerjakan dengan ilmu dan teknologi modern, dan dengan modal besar.
  5. Kaya akan bath bara putih (sumber tenaga air).
  6. Memiliki pelabuhan-pelabuhan alam yang baik sehingga memudahkan perdagangan ekspor.
  7. Pemerintah ikut berusaha memajukan industri, antara lain dengan mengadakan proteksi dan politik dumping (menjual harga barang di luar negeri lebih murah dibanding harga dalam negeri).
  8. Perindustrian di negara-negara tetangganya (di Asia) belum maju.
Perusahaan-perusahaan industri Jepang yang terkenal adalah Toyota, Honda, Mitsubishi, Mitsui, Mazda, Suzuki, Yamaha, Kawasaki, dan lain-lain. Kawasan-kawasan industri yang penting adalah sebagai berikut.

  • Chukyo terletak di dataran Nobi, sekitar Teluk Ise. Dua kota industri terkenal di kawasan ini ialah Nagoya, kota industri pesawat terbang dan lokomotif, dan Hamamatsu, kota industri alat-alat musik. Kecuali itu, di kawasan Chukyo juga terdapat industri tekstil, pupuk, kendaraan bermotor, besi baja, jam, dan keramik.
  • Keihin terletak di Dataran Kwanto, sekitar Teluk Tokyo. Industrinya berupa: besi baja, mobil, galangan kapal, elekronika, tekstil, kimia, kamera, penyulingan minyak, kertas, dan alat-alat percetakan. Kota-kota industrinya Yokohama, Tokyo, dan Kawasaki
  • Hanshin terletak di daerah Kinki sekitar Teluk Osaka. Di wilayah ini terdapat tiga kota industri yaitu: Osaka, kota industri terbesar di Jepang; Kyoto, tempat industri kerajinan, mainan anak-anak, lak, pernis dan sutera; dan Kobe, tempat industri mobil, galangan kapal, besi baja, mesin-mesin, penyulingan minyak, kimia, dan alat-alat listrik.
  • Kitakyushu terletak di Pulau Kyushu bagian utara. Di wilayah ini terdapat dua kota industri terkenal yaitu: Yawata, kota industri besi-baja terbesar, dan Nagasaki, kota industri galangan kapal.

Korea



Negara Korea dibagi menjadi dua, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara. Apabila dibandingkan, ternyata kondisi perindustrian Korea Selatan lebih maju. Korea Selatan telah berkembang menjadi negara industn dengan produknya antara lain kendaraan bermotor, kapal, suku cadang pesawat terbang, komputer, alat-alat elektronika, bahan kimia, pakaian jadi, dan tekstil. Perindustrian berpusat di kota-kota besar dan sekitarnya, antara lain di Seoul dan Pusan.

Sementara itu, di Korea Utara sebagian besar industrinya merupakan industri rumah tangga. Baru pada saat ini, industri berat sedang digalakkan termasuk industri pernuklirari yang menjadi bahan pembicaraan negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat. 

Inggris


Tentu kita masih ingat hahwa revolusi industri pertama kali terjadi di dunia adalah di Inggris. Inggris merupakan pulau kontinen dan terletak di laut yang dangkal yaitu Laut Utara. Perindustrian Inggris sangat maju karena kaya akan barang tambang dan sumber tenaga. Selain itu, Inggris didukung oleh transportasi yang lancar.

Daerah-daerah industri Inggris antara lain adalah:
  1. London dan Glasgow memproduksi mesin mobil dan pesawat terbang.
  2. New Castle, London, Glasgow, dan Belfast (Irlandia Utara) memproduksi galangan kapal.
  3. Leeds dan Yorkshire memproduksi wol.
  4. Birmingham merupakan pusat industri berat yang memproduksi mobil, kereta api, mesin pertanian, pesawat terhang, dan lain-lain.
  5. Lancashire dan Manchester sebagai pusat industri tekstil.
Hasil industri dan Inggris yang hanvak diekspor adalah mesin-mesin, barang kimia, wol, tekstil sintetis, mobil, truk, lembaran baja, kereta api, pesawat terbang, mesin pertanian, dan alat-alat elektronika termasuk radar dan alat navigasi.

Jerman


Meskipun Jerman miskin bahan haku, tetapi negara itu terhitung sebagai negara industri terbesar di Eropa. Industri di Jerman sangat maju karena banyak sumber tenaga, barang tambang batu bara, dan kondisi transportasi sangat maju. Upah buruh di Jerman lebih murah dibandingkan negara-negara lain di sekitamya. Daerah-daerah industri Jerman antara lain sebagai berikut.
  1. Berlin Barat, Hamburg, Munich, dan Stuttgart mempunyai industri yang khas. Munich, kota terbesar di Bavaria memproduksi minuman bir, barang gelas, industri penerbitan, alat optik, dan tekstil. Stutgart kota terbesar di Sungai Neckalz yang mempunyai kerajinan bernilai tinggi. Stutgart juga sebagai pusat pabrik mobil Mercedes Benz. Berlin Barat membuat alat-alat listrik seperti perabot rumah tangga, lemari es dan industri percetakan/ penerbitan. Hamburg yang terletak di tepi Sungai Elbe dan berjarak 80 km dan laut mempunyai industri galangan kapal, industri pengolahan hasil pertanian, dan minyak bumi.
  2. Rhein-Rhur. Kota Solingen di Rhein-Rhur adalah penghasil genteng, pisau, tekstil, dan bahan-bahan kimia. Daerah ini merupakan jantung industri dan pusat perekonomian. Rhur memiliki industri baja terutama di kota Essen.
  3. Rhein Tengah. Kota Mainz di Rhein Tengah mempunyai industri mobil, kereta, dan mesin-mesin. Kota Manheim dan Ludwigshafen mempunyai industri listrik, kimia, dan industri pertanian. Di Frankfurt terdapat industri kereta api, kimia, komputer, mesin-mesin, dan barang-barang mewah. Kota Offenbach yang terletak dekat Frankfurt mempunyai industri kulit terbesar di negara Jerman.
Sumber Pustaka: Erlangga