Ketetapan MPR Dalam Alur Proses Penyusunan Perundang-Undangan Nasional

Ketetapan MPR Dalam Alur Proses Penyusunan Perundang-Undangan Nasional


Berdasarkan Ketetapan MPR RI No. II/MPR/1999 tentang peraturan tata tertib MPR RI bab XIII, dijelaskan sebagai berikut.


  1. Pembuatan putusan-putusan majelis dilakukan melalui empat (4) tingkat pembicaraan, kecuali untuk laporan pertanggungjawaban presiden dan hal-hal lain yang dianggap perlu oleh Majelis (Pasal 91)
  2. Keempat tingkat pembicaraan tersebut adalah sebagai berikut.
    (1) Tingkat I
    Pembahasan bleh. Badan Pekerja Majelis terhadap bahan-bahan yang masuk dan hasil dan pembahasan tersebut merupakan Rancangasi Ketetapan/Keputusan Majelis sebagai bahan pokok pembicaraan Tingkat II.
    (2) Tingkat II
    Pembahasan oleh Rapat Paripurna Majelis yang didahului oleh penjelasan Pimpinan dan dilanjutkan dengan pemandangan umum fraksi-fraksi.
    (3) Tingkat III
    Pembahasan oleh Komisi/Panitia Ad Hoc Majelis terhadap semua hasil pembicaraan Tingkat I dan II. Hasil pembahasan pada tingkat III merupakan Rancangan Ketetapan/Keputusan Majelis.
    (4) Tingkat IV
    Pengambilan putusan oleh rapat Paripurna Majelis setelah mendengar laporan dan pimpinan Komisi/Panitia Ad Hoc Maelis dan bilamana perlu dengan kata terakhir dan fraksi-fraksi.
Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa pembuat Keputusan maupun Ketetapan MPR adalah para anggota MPR.
Sumber Pustaka: Erlangga