Klasifikasi Pada Hewan Dan Tipenya

Klasifikasi Pada Hewan Dan Tipenya


Semua hewan dipercaya sebagai hasil evolusi dan nenek moyang protista. Mereka diperkirakan ada sekitar 34 filum. Gambar 7.2 memperlihatkan beberapa filum utama hewan, yang nantinya akan kita bahas satu per satu.

Para saintis sering kali menempatkan hewan pada satu dan dua kategori utama, yaitu invertebrata dan vertebata. Pengklasifikasian demikian ditujukan untuk lebih memudahkan mempelajari hewan yang beraneka ragam. Invertebrata (bahasa Latin in=tanpa dan vertebra=tulang belakang) adalah kelompok hewan yang tidak memiliki endoskeleton atau kartilago. Mereka terdiri atas filum Porifera, Coelenterata Platyhelininthes, Nemathelininthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata, dan Chordata. Perlu kalian ketahui, sebagian kecil invertebata ditempatkan ke dalam filum Chordata. Mereka biasa dikenal sebagai chordata invertebrata. Hal sebaliknya terjadi pada vertebrata. Kelompok hewan tersebut secara keseluruhan ditempatkan ke dalam filum Chordata dan subfilum Vertebrata. Kelompok hewan vertebrata meliputi ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia.



Tipe Simentri

Pada umumnya hewan dapat dikelompokkan berdasarkan empat kriteria, yaitu tipe simetri (kesetangkupan), jumlah lapisan jaringan, tipe selom, dan segmentasi. Ada tiga jenis simetri tubuh hewan, yaitu simetri, simetri radiatdan simetri bilateral. Hewan asimetri berarti tubuh hewan tersebut tidak memiliki kesetangkupan. Hewan simetri radial berart tubuh hewafl tersebut memiliki kesetangkupan secara melingkar.

Seprti halnya roda, dua bagian yang setangkup dapat diperoleh dan potongan sembarang dengan arah membujur. Hewansimet bilateral berarti tubuh hewan tersebut dapat dibagi fnijadi dua bagian yang seimbang (setengah bagian kanan dan setengah bagian kiri) dengan hanya satu potongan membujur dan atas ke bawah melalui garis tengah tubuh.

Hewan simetri radial cenderung melekat pada substrat (sesil). Jenis simetri tersebut dapat memudahkan hewan untuk bergerak ke segala arah. Contohnya bintang laut dan ular laut. Hewan simetri bilateral cenderung aktif dan brgerakriiaju. Contoh hewan dengan simetri deinikian adalah mammalia dan arthropoda. Hewimetribiasaiiya hanya terdapat pada hewan yang sangaTederhana, inisalnya spons (porifera).

Tipe Selom

Selom (bahasa Yunani, koiloma = rongga, lubang) adalah suatu rongga tubuhhwan yang berisi cairan. Rongga tersebut yang berkembang dari lapisan mosederm, salah satu dari tiga jenis lapisan  tubuh hewan Reproduksi metazoa berasal dari sel telur yang dibuahi sperma dan memkentuk zigot. Selanjutnya, zigot melakukan pembelahan melalui beberapa stadium sehingga sel-selnya bertambah banyak dan bentuknya menyerupai bola. Pada perkembangan berikutnya, pada tempat tertentu sel berkembang dan melekuk ke dalarn sehingga kumpulan sel tersebut menbentuk struktur seperti kantong yang terdiri atas dua lapisan, yaitu berupa ektodrm dan endoderm. Perkembangan invertebrate ada yang hanya saimpai tingkat jaringan ektoderm dan endoderm. Hewan yang memiliki lapisan tubuh demikian disebut hewan diploblastik, inisalnya terdapat pada filum Poriferádan Coelenterata. 

Kelompok invertebrata lainnya ada yang berkembang lebih kompleks sehingga membentuk tiga lapisan tubuh, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Kelompok hewan yang memiliki tiga lapisan tubuh deinikian disebut hewan triploblastik.

Pada sebagian he,ran triploblastik, ada sel-sel mesodermnya yang tidak berkembang membentuk lapisan luar dan lapisan dalam sehingga tubuhnya tidak memiliki rongga tubuh (selom). Hewan dengan struktur tubuh deinikian disebut triploblastik aselomata, inisalnya terdapat pada filum Plathyelininthes. Sebagian hewan triploblastik ada juga yang membentuk selom semu (pseudoselom). Kelompok hewan demikian dikenal sebagai hewan triploblastik pseudoselomata, misalnya pada filum Nemathelininthes.

Selanjutnya, mulai dan filum Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata sampai Chordata, tubul-mya telah memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Artinya, lapisan mesodermnya sudah berkembang membentuk lapisan luar dan lapisan dalam sehingga terbentuk selom. Kelompok hewan deinikian disebut hewan triploblastik seloinata.
Sumber Pustaka: Yudhistira