Mengamati Suatu Bentuk Tarian Dan Melaporkan Dalam Bentuk Tulisan

Mengamati Suatu Bentuk Tarian Dan Melaporkan Dalam Bentuk Tulisan



Untuk mampu mengikuti arus era global yang begitu terbuka, kita harus mampu memahaini dunia, baik dunia seni, budaya, adat, agama, politik, atau fakta lain dengan tangkas dan cepat. Agar dapat menjelaskan suatu bentuk seni tan dengan tepat, maka diperlukan pemahaman yang benar mengenai istilah yang terdapat dalam seni tan tersebut. Di dalam dunia seni tan dikenal istilah performance dan show. Performance atau concert adalah seni tontonan yang serius, sementara show adalah tontonan yang bersifat hiburan ringan. Keduanya mementingkan adanya komunikasi antara pemain dan penonton. Mengenai hal ini, Susanne K. Langer, seorang ahli filsafat seni Amerika.



Sebelum terlambat, setiap kontribusi sekecil apa pun akan menjadi bermakna apabila dikaitkan dengan upaya mempertahankan identitas bangsa. Salah satu kekayaan yang kita miliki adalah seni tan yang dipelajari di sanggar-sanggar di seluruh wilayah Nusantara yang tentu masih menyisakan nilai tradisi atau yang sudah dikembangkan. Alangkah baiknya apabila kita mencoba berlatih, mengamati. mencatat, dan melaporkannya ke dalam suatu bentuk tulisan.

Agar dapat menjelaskan suatu pengamatan terhadap bentuk tan atau kegiatan menari di suatu sanggar, maka d.iperlukan latihan dan semangat tinggi. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh ketika mengadakan pengamatan di suatu sanggar tari.
  • Perhatikan ekspresi orang yang sedang sedih. senang, marah, benci, skeptis, egois, oportunis, dan seterusnya. Buatlah sketsa berupa gambar atau gerakan sederhana yang menyiratkan kondisi yang terjadi pada orang yang tengah diamati itu. Tunjukkan hasil pengarnatan dan bentuk gerakan atau sketsa tan berupa gambar itu kepada guru dan teman di kelas.
  • Petunjuk praktis. Membuat suaru sketsa memang tidak mudah sehingga kita dapat meininta bantuan pada sahabat atau tetangga yang dianggap dapat menerjemahkan maksudnya. Setelah gambar terwujud, kita dapat mencoba mempraktikkannya dengan gerakan yang sederhana hingga yang rumit dan indah.

Untuk membuat suatu gerakan dasar yang merujuk pada kondisi, situasi, dan fenomena tertentu dibutuhkan bantuan dan pihak-pihak yang mampu, seperti penari atau koreografer yang lebih memahaini masalah penciptaan tan. Setelah gerak tarian itu terwujud, kita dapat mempraktikkannya sendiri dan mempertunjukkannya di depan kelas.
Sumber Pustaka: Yudhistira