Mengembangkan Rasa Syukur Terhadap Anugerah Dan Nikmat Tuhan Yang Maha Esa

Mengembangkan Rasa Syukur Terhadap Anugerah Dan Nikmat Tuhan Yang Maha Esa


Sebagaimana telah dikatakan sebelumnya, salah satu peraturan adalah norma agama. Dalam norma agama kita temukan perintah dan larangan Tuhan yang harus kita laksanakan. Hal ini kita lakukan sebagai tanda syukur kita atas anugerah dan nikmat yang kita peroleh.
  • Simaklah
Alam raya seisinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dan merupakan anugerah dan nikmat karunia-Nya. Oleh karena itu kita wajib mensyukuri anugerafl dan nikmat karunia itu, baik secara pribadi, di dalam keluarga, masyarakat, dan negara.  



Anugerah Berupa Potensi Din dan Kehidupan



Manusia dianugerahi kelengkapan jasmani yang berupa pancaindera oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mata untuk menikmati keindahan alam, telinga untuk mendengarkan petuah yang baik dan pantas untuk pedoman dalam kehidupan pribadi manusia, hidung untuk mencium keharuman bunga yang semerbak mewangi, lidah untuk merasakan manisnya madu dan asinnya garam, kulit untuk merasakan halusnya sutera, lembuthya kulit dan kasarnya benda. Kesemuanya itu merupakan kenikmatan jasmani yang diberikan kepada manusia.

Sedangkan anugerah Tuhan Yang Maha Esa dengan kelengkapan rohani terdiri atas pikiran (nalar, akal), perasaan (rasa) dan kehendak (kemauan). Anugerah ini tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang lain.

Dengan akal manusia mampu menjadi pribadi yang berfungsi. Dengan akal budiriya dan daya berpikirnya, manusia mampu menciptakan dan mengembangkan kebudayaan (filsafat, ilmu, teknik, kesenian), mampu mengatasi dan memecahkan masalah yang dihadapi. Di samping itu kita dianugerahi perasaan keindahan. Kita mampu menikmati keindahan alam sekitarnya lewat pancaindera. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kemerdekaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia sebagai Rahmat-Nya dengan Segala Potensi dan Keindahan Alamnya


Kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan anugerah yang tiada bandingnya. Dengan adanya kemerdekaan, bangsa Indonesia terlepas dan belenggu penjajahan. Kedamaian dan kemajuan dapat kita capai.

Kemerdekaan ini bukan datang dengan sendi;inya dan bukan pemberian dan bangsa lain, melainkan perjuangan bangsa Indonesia dan berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Hal ini dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga yang berbunyi: “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Negara Republik Indonesia terletak di tempat yang strategis, yaitu di antara dua benua dan dua samudera. Tanahnya subur dengan potensi keindahan alam yang menarik, sehingga banyak wisatawan asing berdatangan untuk menikmati keindahan alam Indonesia. Dengan adanya wisatawan asing yang dating ke Indonesia pendapatan devisa negara akan bertambah.

Kemerdekaan dan tanah air serta keindahan alam Indonesia merupakan anugerah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang perlu kita syukuri dengan cara:
  • mempertahankan kemerdekaan,
  • menjaga keamanan negara (tanah air),
  • mengolah kekayaan alam yang ada,
  • melestarikan keindahan alam sebagai keagungan Tuhan.
Sikap yang perlu dikembangkan
  1. Senantiasa taat beribadah.
  2. Membiasakan berbuat kebajikan.
  3. Membiasakan mengoreksi din sesuai
  4. dengan ketentuan agama.
  5. Menjalin hubungan baik dengan Tuhan.
  6. Menjalin hubungan baik dengan sesama.
  7. Menjalin hubungari baik dengan alam.
  8. Giat mempeajari agama.
  9. Berperan serta dalam kegiatan sosial keagamaan.
  10. Jujur dalam ucapan dan perbuatan.
  11. Rajin bekerja.
  12. Suka heramal.
  13. Menjauhi perbuatan terlarang.
  • Pengamalan Pancasila
Mengembangkan rasa syukur terhadap anugerah dan nikmat Tuhan Yang Maha Esa merupakan saah satu bentuk pengamalan Pancasila. khususnya sila Ketuhanari Yang Maha Esa.
Sumber Pustaka: Erlangga