Mukadimah Pertanggung Jawaban Manusia Di Akhirat

Mukadimah Pertanggung Jawaban Manusia Di Akhirat


Allah SWT menciptakan manusia berbeda dengan makhluk-makhluk lainnya. Manusia dianugerahi Allah SWT bentuk badan yang baik dan indah. Selain bentuk badan yang indah, mereka juga diberi akal untuk berpikir dan dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk. Untuk kesempurnaan hidup manusia, Allah SWT menurunkan wahyu kepada rasul-rasul-Nya supaya dijadikan pedoman hidup umat manusia di dunia.



Dengan nikmat bentuk fisik yang indah, akal dan Dinul Islam sebagai pedoman hidup yang sempurna, manusia wajib bersyukur kepada Allah SWT. Salah satu bentuk bersyukurnya adalah dengan mengamalkan ajaran teisebut dalam kehidupan keseharian. Semua perbuatan umat manusia di dunia ini akan diminta pertanggungjawabannya kelak di akhirat. “Apakah man usia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban). “ (QS al-Qiyâmah, 75:36)

“Maka barangsipa yang mengeijakan kebaikan seberat jarah Pun niscaya akan melihat (balasannya). Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar jahah pun niscaya dia akan melihatnya pula (balasannya). “ (QS al-Zalzalah, 99:7-8)

Firman Allah SWT di atas merupakan salah satu peringatan dan Yang Maha Pencipta kepada hamba-hamba-Nya. Sehubungan dengan hal tersebut, umat manusia harus senantiasa bertakwa kepada-Nya dan selalu sadar apapun yang diperbuatnya. Perbuatan baik dan perbuatan jahat akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat kelak.

“Dan peliharalah dirimu dan (azab yang terjadipada) hari yang waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna tenhadap apa yang telah dikerjakannya, sedangkan meneka sedikitpun tidak dianiaya. “ (QS al-Baqarah, 2:281)
Sumber Pustaka: Erlangga