Peran Jaksa Dan Hakim Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia

Peran Jaksa Dan Hakim Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia



Penegak hukum yang lain adalah jaksa. Dalam penegakan hukum, jaksa disebut juga penuntut umum. Sebagai penuntut umum, jaksa mempunyai beberapa tugas yang perlu kita ketahui, antara lain
  1. menerima dan memeriksa berkas perkara yang disampaikan oleh polisi;
  2. melakukan penahanan:
  3. melakukan penuntutan:
  4. melaksanakan putusan hakim.


Dalam melaksanakan tugas penahanan, penuntut umum harus menunjukkan surat perintah penahanan kepada orang yang akan ditahan. Apabila orang yang didakwa sebelumnya telah ditahan oleh polisi selama 20 han dengan kemungkinan perpanjangan 30 han maka penuntut umum dapat mengajukan orang yang didakwa ke depan sidang pengadilan negeri. Penuntut umum juga dapat menuntut supaya orang tersebut diadili oleh hakim. Setelah hakim menjatuhkan putusannya, penuntut umum melaksanakan putusan tersebut.

Hakim


Hakim dalam menegakkan hukum bertugas mengadili orang yang didakwa oleh jaksa melakukan kejahatan. Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, hakim memeriksa dan mengadili orang yang didakwa melakukan kejahatan dengan berdaya upaya agar diperoleh keputusan yang seadil-adilnya. Daya upaya hakirn untuk memperoleh putusan yang seadil-adilnya itu harus melalui pertimbangan yang didasarkan pada dakwaan jaksa, pembelaan orang yang didakwa, keterangan saksi, dan alat-alat bukti lainnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, hakim selanjutnya mengambil putusan dengan menyatakan orang yang didakwa terbukti tidak bersalah atau orang yang didakwa terbukti bersalah melakukan suatu kejahatan. Apabila orang yang didakwa terbukti bersalah, hakim menghukum orang tersebut sesuai kesalahannya.
Sumber Pustaka: Tiga Serangkai