Akibat Tidak Aktifnya Masyarakat Dalam Proses Penyusunan Dan Pelaksanaan Kebijakan Publik

Akibat Tidak Aktifnya Masyarakat Dalam Proses Penyusunan Dan Pelaksanaan Kebijakan Publik



Pernahkah kalian mendengar ada sekelompok masyarakat yang menolak atau menentang suatu kebijakan pemerintah? Rakyat berunjuk rasa menentang kebijakan pemerintah tentang kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan tarifdasar listrik (TDL). Masyarakat pedagang kaki lima menolak kebijakan pemerintah tentang penertiban kota walaupun sebenarnya mereka tahu bahwa mereka mangkal dan berjualan di trotoar akan mengganggu lalu lintas dan membuat kota menjadi tidak rapi.

Pernahkah kalian mendengar atau melihat adanya kelompok lain yang melakukan unjuk rasa, tetapi justru mendukung sebuah kebijakan, misalnya suatu kelompok masyarakat mendukung kenaikan harga BBM? Kedua contoh tersebut merupakan reaksi masyarakat terhadap sebuah kebijakan. Jadi, sikap masyarakat terhadap kebijakan public ada dua macam, yaitu menentang atau menerima.



Persoalannya adalah mengapa mereka menolak atau menentang kebijakan public tersebut? Ada beberapa penyebab sehingga masyarakat menentang sebuah kebijakan, antara lain adalah
  1. kebijakan tersebut merugikan mereka,
  2. kebijakan terebut bertentangan dengan nilai-nilai daam masyarakat,
  3. kurangnya sosialisasi kebijakan tersebut, dan
  4. masyarakat tidak dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan tersebut.
Kasus penentangan tersebut merupakan sebagian dan tidak aktifnya masyarakat dalam penyusunan kebijakan. Dengan demikian ada beberapa akibat bila rakyat tidak aktifdalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.
  1. Adanya peno1akanatau penentangan dan masyarakat. Hal mi diwujudkan dalam bentuk unjuk rasa, sikap apatis, tidak peduli, atau bahkan kekacauan atau perusakan.
  2. Kebijakan publik tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
  3. Pembangunan masyarakat akan mengalami hambatan atau bahkan kemacetan karena tidak didukung oleki masyarakat.
  4. Hilangnya kepercayaan masyrakat terhadap pejabat-pejabat pemerintah sehingga akan mengganggu jalannya pemerintahan.
Dari uraian di atas jelas bahwa partisipasi aktif dalam proses penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik sangat menentukan keberhasilan sebuah kebijakan. Ketidakaktifan masyarakat akan menyebabkan pembangunan tidak berjalan dengan lancer yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat.
Sumber Pustaka: Yudhistira