Arti Dan Makna Hari-Hari Besar Nasional

Arti Dan Makna Hari-Hari Besar Nasional



Hari-hari besar nasional yang diperingati oleh bangsa Indonesia mempunyai arti tersendiri bagi bangsa Indonesia. Hari-hari besar itu diperingati karena arti dan maknanya dapat memberikan pengertian kepada generasi penerus untuk dapat memberikan arti dan peranannya dalam rangka membangun watak bangsa.

Hari-hari besar nasional yang diperingati oleh bangsa Indonesia antara lain sebagai berikut.

Hari Kartini


Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Mengapa tanggal 21 April kita peringati sebagai hari besar Nasional? R.A. Kartini adalah seorang pahlawan nasional dan merupakan pelopor emansipasi wanita. Jasa-jasanya memperjuangkan hak-hak kaum wanita di masa penjajahari dahulu. Beliau adalah anak seorang bupati Jepara. Sekolahnya hariya sampai sekolah dasar. Sebenarnya ia berkeinginan melanjutkan sekolahnya, tetapi tidak diizinkan oleh orang tuanya.


Keuntungannya ia memiliki kegemaran membaca, kemudian beliau mendirikan sekolah. Murid-muridnya semua perempuan, pelajaran yang diberikan mayoritas berhubungan dengan kewanitaan, misalnya membaca, menulis, dan pengetahuan mengenai rumah tangga. Sebelum meninggal, Beliau berhasil menulis sebuah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Kita semua merasa bangga karena berkat jasanya, wanita Indonesia sudah sama derajatnya dengan kaum pria baik dalam pengetahuan, kecakapan maupun dalam kedudukan.

Hari Pendidikan Nasional


Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei. Penetapan ini bertepatan dengan kelahiran Ki Hajar Dewantara tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Beliau adalah tokoh Pendidikan Nasional bangsa Indonesia. Pada tahun 1922, beliau mendirikan Perguruan Taman Siswa. Ki Hajar Dewantara juga berjuang menentang penjajah untuk kernerdekaan tanah airnya. Di samping mendirikan Perguruan Taman Siswa, Ki Hajar Dewantarajuga mendirikan sebuah partai politik yang diberi nama de .Indische Partij, yang secara terangterangan bertujuan mencapai Indonesia merdeka dan berdaulat.

Melalui perguruan Taman Siswa, Ki Hajar Dewantara menanamkan benih-benih kebangsaan kepada siswa-siswanya. Dan peristiwa mi kita dapat mengambil hikmah bahwa kita wajib mencari kemajuan melalui pendidikan. Sebab dalam rangka pembangunan nsiona1, berhasil tidaknya pembangunan tergantung kepada manusia-manusia pelaksananya. Sedang manusia-manuSia pelaksana mi sangat ditentukan oleh pendidikan, baik penclidikan dalam keluarga, sekolah maupun di luar sekolah.

Dalam rangka melanjutkan Pembangunan Jangka Panjang Tahap II benar-benar dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Yang hariya bisa diwujudkan dengan jalan pendidikan.

Hari Kebangkitan Nasional


Kebangkitan Nasional merupakan tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dalam merintis perjuangan mencapai kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Peringatan hari Kebangkitan Nasional dilaksanakan tanggal 20 Mei, yaitu bertepatan dengan berdirinya perkumpulan Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 yang didirikan oleh Dokter Sutomo.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, Budi Utomo dikenal sebagai organisasi yang mempunyai ciri khusus, yaitu merintis perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk organisasi. Mula-mula lingkup pergerakannya di bidang pendidikan dan kebudayaan, kemudian bergerak dalam bidang politik. Budi Utomo dalam melawan penjajahari tidak dengan kekerasan melainkan dengan memajukan bangsa dan menumbuhkan persatuan serta kesadaran bangsa Indonesia. Dengan semangat kebangkitan nasional, kita wajib mencintai tanah air dan bangsa Indonesia serta menempatkan kepentingan kesatuan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia


Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik kulminasi sejarah perjuangan bangsa Indonesia selama berabad-abad. Kemerdekaan Indonesia dapat dicapai karena didorong oleh amanat penderitaan rakyat. Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari berdirinya negara Republik Indonesia sekaligus berakhirnya penjajahari dalam segala bentuk. Selain itu Proklamasi Kemerdekaan juga berarti berakhirnya tata hukum kolonial dan berlakunya tata hukum nasional.

Tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia memerlukan pengorbanan yang cukup besar, maka dalam memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus, kita dapat mengenang kembali jasa-jasa pahiawan yang telah gugur mendahului kita. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tahu
menghormati atau menghargai jasa para pahlawannya.

Kewajiban kita sekarang adalah memahami bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan yang irkeminta pengorbanan yang cukup besar. Kita harus mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan mi dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang. Kita harus bekerja keras untuk mencapai kemajuan agar dapat mewujudkan kesejahteraan bersama, kemajuan di segala bidang serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber Pustaka: PT. Pabelan