Cara Mengemukakan Pendapat Dengan Bertanggung Jawab

Cara Mengemukakan Pendapat Dengan Bertanggung Jawab



Pada era keterbukaan sekarang ni, kebebasan mengeluarkan pendapat sering dijadikan alasan untuk menekan suatu kelompok tertentu yang dianggap merugikan atau tidak disukal. Karenanya, banyak terjadi perselisihan dan pertentangan, balk di kalangan para elit politik maupun masyarakat, yang berdampak pada melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa. Pada gilirannya, hal tersebut dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Akan tetapi, hal tersebut bukan berarti harus dilakukan pembatasan-pembatasan terhadap hak mengemukakan pendapat secara kaku dan berlebihan.



Seperti yang telah dibahas pada bab terdahulu bahwa setiap hak asasi mengandung kewajiban dasar antara manusia yang satu terhadap manusia yang lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karenanya, kebebasan setiap orang dibatasi oleh hak asasi orang lain. Pembatasan tersebut tidak boleh terlalu mengekang, karena akan dapat berakibat terjadinya partisipasi semu yang ditampilkan masyarakat dalam menyikapi kebijakan-kebijakan dan pemerintah, serta akan berdampak kurangnya informasi yang merupakan hak setiap warga negara untuk memperolehnya.

Perbedaan Pendapat Di Era Demokrasi


Di dalam demokrasi bukan berarti perbedaan pendapat harus dilenyapkan. Selain melawan kodrat, matinya perbedaan pendapat berarti macetnya ide-ide positif untuk perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Di bidang politik, pembangunan nasional mempunyai sasaran-sasaran yang sangat penting yang sering dirumuskan sebagai usaha untuk meningkatkan kesadaran bernegara bagi seluruh warga masyarakat, bagaimana pun tingkat pendidikan yang telah diraihnya, dan apa pun tingkat ekonominya yang telah dicapainya.

Jika masyarakat sudah berpikiran kritis dan berani melakukan koreksi terhadap pelaksanaan pemerintahan yang jujur, bersih, dan berwibawa. Maka, tujuan negara untuk mencapal masyarakat adil berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dapat terwujud. Dalam sistem demokrasi, kebebasan berpikir dan mengeluarkan pendapat diatur. Meskipun pada dasarnya manusia bebas berpikir dan berpendapat, tetapi hak tersebut tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang. Kebiasaan dan tata cara mengeluarkan pendapat harus selalu mengacu peraturan perundang-undangan yang ada di dalam masyarakat. Pendeknya, daam mengeluarkan kebebasan berpikir dan berpendapat, kita harus mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila sebagal pandangan hidup bangsa Indonesia.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact