Definisi Gotong Royong Dan Contohnya

Definisi Gotong Royong



Pengertian gotong royong di kalangan masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi, bahkan sifat tersebut sudah menyatu dengan jiwa bangsa Indonesia. Sifat-sifat kegotongroyongan mi tersebar di seluruh lapisan masyarakat, baik di kalangan bawah maupun kalangan atas mengenalnya. Pada dasarnya gotong royong tidak dapat dipisahkan dan kehidupan masyarakat, meskipun sering ada pendapat bahwa pada masyarakat yang tingkat hidupnya sudah tinggi, maka kadar kegotongroyongannya berkurang. Misalnya masyarakat yang tinggal di kota kadar kegotongroyongannya akan berbeda dibandingkan dengan yang tinggal di desa. Anggapan tersebut tidaklah sepenuhnya benar. 



Hal ini dapat dibuktikan misalnya di kota tetap ada gerakan-gerakan kebersihan jalan, saluran air, pagar, pepohonan dan dalam bentuk lain. Apabila ada orang yang meninggal dunia, maka penguburannya dilakukan dengan gotong royong. Gotong royong yang ada di wilayah nusantara mi mengandung pengertian yang sama, hanya istilahnya yang berbeda, misalnya di Jawa disebut gugur gunung, di ‘Palembang disebut sikombau, di Minahasa disebut mapalus, dan di Bali disebut subak.

Di abad modern ini jiwa dan sikap gotong royong hendaknya tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan. Kegotongroyongan mi dapat diisi dengan pengetahuan dan teknologi dengan tujuan untuk memperlancar pembangunan. Sikap kegotongroyongan hendaknya selalu berpegang teguh pada sila Persatuan Indonesia, terutama pada butir rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara serta cinta Tanah Air dan bangsa.
Sumber Pustaka: PT. Pabelan