Fungsi Sosialisasi Dalam Pembentukan Peran Dan Status

Fungsi Sosialisasi Dalam Pembentukan Peran Dan Status



Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa lewat proses sosialisasi, kep ribadianmu akan terbentuk. Jika sejak kecil kamu tidak mengalami proses sosialisasi, kamu tidak akan dapat bergaul dengan orang lain. Kepribadian itu sendiri pun mempunyai hubungan yang erat dengan peran dan status seseorang di tengah masyarakatnya. Setiap orang dalam masyarakat pasti selalu memiliki peran dan status sosial yang berbeda. Dengan kebutuhan yang beragam, setiap individu dapat berstatus dan berperan pada beberapa kelompok sesuai dengan kepentingannya. 

Individu yang memiliki status diharapkan dapat menjalankan perannya sesuai dengan statusnya di tengah masyarakat. Seperti kamu dengan statusmu sebagai seorang murid, kamu harus menjalankan peranmu sebagai murid yaitu mematuhi tata tertib di sekolahmu dan mengerjakan tugas yang diberikan. Untuk dapat menjalankan peran mu, kamu pun harus mengalami proses belajar atau yang disebut dengan proses sosialisasi.



Proses sosialisasi yang terjadi sejak di lingkungan keluarga, membuat seorang anak menjadi tahu dan memahami bagaimana harus bersikap dan bertingkah laku di lingkungan sekitarnya atau masyarakat yang lebih luas. Misalnya, kamu diajarkan oleh orang tua dan kakakmu untuk menghormati orang yang lebih tua, berbicara dengan sopan, dan tidak boleh mempunyai rasa ini terhadap temanmu.

Melalui proses sosialisasi seseorang akan mengetahui dan menjalankan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan peran yang dimilikinya. Peran seseorang yang statusnya sebagai anak mungkin akan meniru orang tuanya. Lalu dengan statusnya sebagai anggota masyarakat ia pun hams mempelajari dan menyesuaikan din dengan adat istiadat, norma, dan aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat tempat tinggalnya.

Dalam artinya yang luas, sosialisasi adalah proses pembelajaran masyarakat menghantarkan warganya masuk ke dalam kebudayaan. Masyarakat terutama orang tua mengajar dan melatih generasi muda seperti kamu dan teman-temanmu untuk membiasakan din dengan seluruh nilai budaya yang dimiliki seperti sopan santun, kesenian, dan ilmu pengetahuan. Melalui sosialisasi inilah seseorang mulai mengerti akan status yang ia miliki dan menjalankan perannya sesuai dengan statusnya.

Nilai dan norma sosial memiliki peranan penting bagi masyarakat yaitu sebagai pedoman atau petunjuk dalam bertingkah laku. Dua pedoman ini juga berfungsi untuk mengatur kehidupan setiap anggota masyarakat dan merupakan warisan yang diterima secara turun-temurun dan sebagai bagian dan kekayaan budaya. Oleh karena itu, nilai dan norma mi harus dijunjung tinggi dan terus dipertahankan karena dua pedoman itu tersebut merupakan bukti bahwa masyarakat tersebut beradab. Jika norma dan nilai tersebut sudah dilaksanakan dengan baik, kehidupan masyarakat akan teratur sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat, karena nilai dan norma merupakan petunjuk yang menentukan papa yang seharusnya dilakukan.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact