Hakekat Kemerdekaan Bagi Suatu Bangsa

Hakekat Kemerdekaan Bagi Suatu Bangsa



Berikut ini adalah hakekat kemerdekaan untuk Bangsa

Makna dan hakikat kemerdekaan


Kemerdekaan berasal dan kata merdeka yang artinya bebas. Dalam kehidupan bernegara, kemerdekaan berarti bebas dan segala bentuk penjajahan. Dengan kemerdekaan, suatu bangsa mengatur dirinya tanpa campur tangan dan negara lain. Kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Kemerdekaan menjadi salah satu hak asasi manusia karena merupakan anugerah Tuhan sehingga tidak dibenarkan adanya penindasan dan penjajahan bangsa atas bangsa lain.

Kemerdekaan harus dijunjung tinggi oleh negara-negara beradab di dunia. Dalam pasal 1 Dekiarasi Umum HAM sedunia dijelaskan bahwa, “sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama...”. Dan situlah bisa dipahami bahwa semua bangsa di dunia mi memiliki martabat yang sama.



Bangsa kita adakh bangsa yang beradab. Menjunjung tinggi kemerdekaan suatu bangsa dan mengutuk segala bentu penjajahan menjadi buktinya. Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama ditegaskan, “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan pen keadilan”.

Latar belakang proklamasi kemerdekaan RI


Pada 6 Agustus 1945 koa Hiroshima dibom oleh Sekutu, yang disusul kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Jepang benar-benar takiuk. Pada 12 Agustus 1945 Marsekal Terauchi yaitu panglima tentara Jepang untuk Asia memanggil Jr Soekarno Drs Moh Hatta dan Dr Radjiman Widyodiningrat Hasil pembicaraan Jepang memutuskan akan memberi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Kemerdekaan akan diumumkan setelah persiapan matang.

Pada 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Kesempatan mi digunakan bangsa Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan. Namun, terjadilah perdebatan antara golongan pemuda dengan kelompok tua Kelompok pemuda yang diwakili Sukarni Chairul Saleh, dan Adam Malikmenginginkan padal5 Agustus 1945 kemerdekaan harus diprokiamasikan. Kalau ditunda, mereka khawatir Sekutu akan mengambil alih kekuasaan Jepang di Indonesia.

Kelompok tua yang diwakili Soekarno dan Moh. Hatta menolak keras. Alasannya, prokiamasi kemerdekaan negara harus direncanakan secara matang. Karena tidak tercapai kesepakatan, pada 16 Agustus 1945 jam 04.30 para pemuda membawa Jr. Soekarno dan Drs. Moh Hatta ke Rengas dengklok, Karawang, Jawa Barat. Tujuannya, agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Namun, akhirnya persoalan ini dapat diselesaikan dan mereka kembali ke Jakarta.

Setelah tiba di Jakarta, malam harinya diadakan pertemuan di rumah Laksamana Maeda, wakil Angkatan Laut Jepang di Jakarta yang simpati terhadap perjuangan bangsa Indonesia. Dalam pertemuan tersebut naskah prokiamasi berusaha disusun. Setelah konsep naskah prokiamasi selesai disusun Jr. Soekarno membuka sidang. Naskah dibacakan beberapa kali. Tokoh-tokoh yang hadir menyetujui isi prokiamasi. Drs. Moh. Hatta mengusulkan agar semua yang hadir menari’da tangani naskah prokiamasi. Namun, Sukarni meminta agar Jr. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta saja yang menanda tangani. Usul Sukarni inilah yang diterima sidang sekitar jam 03.00 dinihari 17 Agustus 1945. Naskah teks prokiamasi kemudian diketik oleh Sayuti Melik.

Detik-detik prokiamasi


Pada harijumat, jam 10.00 pagi tanggal l7Agustus 1945, prokiamasi kemerdekaan dibacakan Jr. Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Moh. Hatta. Prokiamasi dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, yang sekarang dikenal dengan namaa1an Perintis Kemerdekaan. Melalui siaran radio, prokiamasi berkumandang ke seluruh dunia dan disambut dengan suka cita oleh seluruh rakyat Indonesia. Sesaat kemudian dikibarkan bendera pusaka Sang Merah Putih dan nyanyian lagu Indonesia Raya.

Makna prokiamasi kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia


Pada bagian depan kalian telah memiliki gambaran bagaimana kesengsaraan rakyat pada masa penjajahan. Tentunya kalian semakin paham arti pentingnya kemerdekaan bagi rakyat ataupun negara. Makna prokiamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia adalah sebagai berikut.
  • Rakyat bebas dan penindasan
Terbebasnya rakyat dan cengkeraman penjajah menjadikan rakyat hidup bebas dan tidak ditindas oleh bangsa lain. Rakyat berhak menentukan kehidupan dan kesejahteraannya sendiri.
  • Negara RI berdiri tegak
Berdirinya prokiamasi kemerdekaan berarti secara nyata (defacto) negara Indonesia berdiri. Negara memiliki kedaulatan untuk mengurus dan mengatur rumah tangga sendiri.
  • Titik kulminasi atau titik puncak perjuangan bangsa
Sejak penjajahan bercokol di Indonesia, rakyat telah mengorbankan harta dan benda, jiwa dan raga. Merdeka adalah puncak dan hasil perjuangan bangsa.
  • Titik penjebolan hukum kolonial dan berlakunya hukum nasional
Pada zaman penjajah berlaku hukum penjajah/hukum kolonial yang hanya mengutamakan kepentingan kolonial. Sejak prokiamasi kemerdekaan, hukum kolonial diganti dengan hukum nasional.
  • Jembatan emas menuju cita-cita nasional
Tujuan bangsa Indonesia adalah mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tujuan tersebut hanya bisa diwujudkan bila kita bisa mengatur bangsa sendiri tanpa campur tangan negara lain.

Demikian pentingnya kemerdekaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, maka kewajiban kita adalah mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan nasional.
Sumber Pustaka: Yudhistira