Makna Dan Tata Cara Kelayakan Dan Peringatan Berbagai Hari Besar Keagamaan Dan Hari Besar Nasional

Makna Dan Tata Cara Kelayakan Dan Peringatan Berbagai Hari Besar Keagamaan Dan Hari Besar Nasional



Hari-hari besar agama dan hari-hari besar nasional bagi bangsa Indonesia mempunyai arti sejarah dan makna penting, yang menyangkut kehidupan kita pada masa yang akan datang. Agar dapat memahami makna tiap-tiap hari besar agama dan nasional, kita harus mengetahui latar belakang sejarahnya. Demikian maksud dan tujuan yang terkandung di dalamnya. Kita sebagai manusia beragama dan sebagai warga negara perlu memperingati hari-hari besar tersebut, karena hal itu dapat mempertebal rasa keagamaan dan rasa kecintaan kita terhadap bangsa dan negara.



Dalam kenyataan kehidupan beragama kerukunan umat beragama selama ini masih harus dinilai dengan motivasi yang luhdr. Apabila kerukunan ini hariya sekedar memenuhi anjuran pemerintah atau deini ketertiban, hal ini belum dapat dikatakan mencapai tujuan. Akibatnya, akan tenjadi goncangan-goncangafl dalam kondisi tertentu apabila ada pihak-pihak yang mendorong (membakar). Kemantapan kesadaran yang bersumber dan asas iman dan cinta kasih tidak akan tergoncangkan oleh kondisi apapun. Sebab keyakinan agama memang menan amkan cinta kasih dan kerukunan, bukan untuk memuaskan siapa pun, melainkan demi martabat pribadi.

Bagaimanakah perwujudan kerukuiian umat beragama dan penganut kepercayaan terhadap Tuhari Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari? Baiklah kita ikuti uraian berikut, khususnya dalam memperingati hari-hari besar agama dan hari besar nasional

Arti dan makna hari-hari besar agama


Di Indonesia perayaan hari besar agama merupakan bagian kehidupan para pemeluk agama dan penganut kepercayaan kepada Tuhari Yang Maha Esa. Peringatan hari-hari besar agama sudah merupakan kebiasaan yang berlangsung lama dalam sejarah masyarakat, sehingga menjadi tradisi yang baik. Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan mengenang kembali setiap peristiwa atau kejadian penting serta member arti atas peristiwa penting itu dalam kehidupannya. Peringatan hari-hari besar agama yang berlangsung dan dahulu hingga sekarang tidak semuanya merupakan tradisi di negara asal agama itu diturunkan.

Upacara dan tata cara Memperingati hari besar agama tentu saja berbeda-beda, tetapi arti dan maknanya tentu sama, yaitu mengandung tuntunan atau pelajaran tingkah laku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan memperingati hari- hari besar agama, para pemeluknya diingatkan kesadarannya agar mematuhi perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta menyegarkan kesadaran mereka dalam menghadapi tantangan hidup. Karena peringatan hari besar agama mengandung pelajaran atau tuntunan sikap dan perbuatan yang luhur bagi kemanusiaan dan bagi para pemeluknya.

Tuntunan sikap dan perbuatan yang luhur itu, antara lain adalah mengembangkan sikap pengakuan akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia kepada kita. Peringatan keagamaan menumbuhkan sikap ramah-tamah, kasih sayang kepada sesama makhluk, serta menjauhkan sikap bermusuhari dan dengki terhadap sesama manusia. Makna memperingati hari besar agama juga mendidik setiap manusia dan anggotamasyarakat serta warga negara agar senantiasa ingat kepada kebenaran ajaran agama serta menghormati norma-norma masyarakat dan negara.

Arti dan makna hari-hari besar nasional


Hari-hari besar nasional yang diperingati oleh bangsa Indonesia mempunyai arti tersendiri bagi bangsa Indonesia. Hari-hari besar itu diperingati karena arti dan maknanya dapat memberikan pengertian kepada generasi penerus untuk dapat memberikan arti dan peranannya dalam rangka membangun watak bangsa.
Sumber Pustaka: PT. Pabelan