Manfaat Koperasi Secara Umum Bagi Masyarakat

Manfaat Koperasi Secara Umum



Sesuai dengan peranannya, koperasi harus mampu memberikan manfaat kepada anggota dan masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, ukuran keberhasilan suatu organisasi koperasi tidak dilihat dan besarnya keuntungan yang diperoleh namun lebih dititikberatkan pada kemampuan koperasi memuaskan kebutuhan para anggota dan masyarakat di sekitarnya.

Berikut mi akan diuraikan 5 manfaat koperasi yang dapat dirasakan para anggotanya.



Memberikan Kemudahan dan Pelayanan yang Baik kepada Para Anggotanya


Koperasi minimal harus membenikan kemudahan kepada anggota dalam menikmati berbagai fasilitas yang diberikannya. Sebagai contoh, dalam memberi pinjaman, anggota koperasi harus mendapat prioritas utama untuk mendapat pinjaman daripada yang bukan anggota. Fasilitas lain, misalnya tingkat bunga yang diberikan kepada anggota harus lebih rendah dibandingkan kepada bukan anggota.

Sarana Pengembangan Potensi dan Kemampuan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anggota


Setiap anggota koperasi memiliki potensi yang berbeda, baik dan segi ekonomi maupun kemampuan dalam berorganisasi. Potensi-potensi tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan koperasi. Bagi yang mempunyai potensi ekonomi mereka dapat mengembangkan modal dengan berinvestasi di koperasi. Sementara bagi yang memiliki kemampuan berorganisasi mereka dapat mengembangkan potensi tersebut dengan menjadi pengurus koperasi. Atas jasa-jasa tadi tentunya anggota mendapatkan balas jasa dan koperasi, yaitu pembagian SHU yang relatif lebih besar.

Manfaat koperasi tidak hanya dirasakan oleh anggota koperasi yang berpotensi lebih, tetapi dapat dirasakan pula oleh anggota yang kurang berpotensi karena dalam koperasi mereka akan diberikan bantuan pinjaman dan pelatihan. Koperasi akan memberikan pinjaman dana bagi anggota yang kurang modal, sedangkan bagi anggota yang kurang memiliki keahlian mereka dibenikan pelatihan keterampilan. Pada intinya, dalarn kegiatan koperasi baik anggota yang berpotensi maupun kurang berpotensi kesejahteraannya dapat ditingkatkan.

Meningkatkan Kualitas Kehidupan Anggotanya


Kualitas kehidupan yang selalu dihubungkan dengan kemampuan memenuhi semua kebutuhan sebenarnya sangat dipengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena semakin tinggi tingkat kesejahteraan masyarakat, maka semakin besar pula kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan. Dengan demikian, koperasi yang telah memberikan manfaat berupa peningkatan kesejahteraan secara langsung juga dapat meningkatkan kualitas kehidupan anggotanya.

Memperkokoh Perekonomian Rakyat


Dalam penjelasan sebelumnya telah diuraikan bahwa selain memberikan pelayanan, mengembangkan potensi dan kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta meningkatkan kualitas kehidupan anggotanya, koperasi juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Uraian manfaat koperasi tadi telah mengambarkan bahwa koperasi memiliki peranan dalam membangun dan mengembangkan kekuatan ekonomi masyarakat sehingga kondisi perekonomian rakyat yang kokoh pun dapat dicapai.

Agar manfaat koperasi dapat dirasakan oleh para anggotanya, hendaknya pengurus harus selalu menghidupkan tiga sehat koperasi berikut mi.
  • Sehat Organisasi
Koperasi harus dijalankan sesuai dengan anggaran dasar. Hal ni perlu diterapkan agar setiap perangkat kegiatan koperasi dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik. Rapat anggota memegang kekuasan tertinggi dalam koperasi, pengurus memiliki tugas dan kewajiban untuk menjalankan koperasi sesuai dengan amanat rapat anggota.

Badan pengawas bertugas mengawasi kinerja pengurus dalam menjalankan amanat rapat anggota.
  • Sehat Usaha
Sebagai salah satu badan usaha, koperasi pun dituntut untuk dapat mendatangkan keuntungan. memupuk modal, dan mengembangkan usaha. Kondisi itu harus dicapai koperasi karena suatu badan usaha dikategorikan sehat apabila ketiga hat tersebut dapat terlaksana. Selain itu, jenis usaha yang dijalankan pun harus usaha yang legal dan tidak melawan hukum.
  • Sehat Mental
Pengurus. badan pengawas, dan anggota koperasi harus memiliki mental yang sehat. Hal itu penting sekali dijadikan syarat saat merekrut anggota, apalagi untuk pemilihan pengurus karena keberhasilan koperasi sangat tergatung pada sehat tidaknya mental pengurus dalam menjalankan usaha. Selain itu, pengurus koperasi hendaknya mendahulukan kepentingan bersama bukan kepentingan pribadi atau bukan anggota.
Sumber Pustaka: Yudhistira