Membiasakan Hidup Bersih, Rapi, Dan Sehat

Membiasakan Hidup Bersih, Rapi, Dan Sehat



Sudahkah kamu terbiasa hidup bersih? Man faat apa yang kamu peroleh dan kebiasaan hidup bersih?

Membiasakan hidup bersih, rapi, dan sehat harus dimulai dan sejak kecil. Kebiasaan mi sangat besar manfaatnya. Kemajuan-kemajuan yang kita dambakan, tidak sulit memperolehnya bila kita membiasakan din hidup bersih, rapi, dan sehat. Apabila setiap warga negara berperan aktif dalam menciptakan hidup bersih, rapi, dan tertib maka sasaran pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan oleh GBHN akan cepat tercapai.



Untuk membiasakan hidup bersih, rapi, dan sehat, kita hams menumbuhkan sikap mencintai kebersihan, kesehatan, dan kerapian. Caranya adalah dengan memperbanyak belajar tentang ilmu kebersihan, kesehatan, dan kerapian. Bekal keilmuan tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat.

Selain bersih pakaian, tempat tinggal, makanan, dan lingkungan sekitar rumah, kita pun hams membiasakan din makan makanan yang bermutu. Makanan yang bermutu tidak harus mahal, tetapi mengandung kadar gizi yang tinggi sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Berolahraga setiap pagi juga dapat kita jadikan kegiatan rutin. Berolah raga tidak harus dilakukan di gelanggang olah raga, namun dapat kita lakukan di depan atau di belakang rumah. Olahraga sangat besar manfaatnya bagi pencegahan suatu penyakit. Ingat, lebih baik mencegah penyakit daripada mengobatinya dan ingat pula pepatah yang menyatakan, “Dalam tubuh yang sehat, terda pat jiwa yang kuat.

Di lingkungan sekolah, kebiasaan hidup bersih, sehat, dan rapi dapat kita lakukan di dalam kelas, dan lingkungan sekitar sekolah dengan menjaga 5-K, yaitu Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan, dan Kekeluargaan.

Pakaian seragam kita pun harus dibiasakan bersih, rapi, dan sehat. Jangan membiasakan berpakaian kumal, kotor, atau tidak disetrika. Pakaian yang bersih dan rapi tidak harus berharga. Namun, yang terpenting adalah cara memeliharanya. Selain itu, pakaian seragam yang kita kenakan itu harus sesuai dengan PSAS (Peraturan Seragam Anak Sekolah), yaitu seragam yang telah ditentukan warna, potongan maupun modelnya. Sekolah akan menjadi tempat yang nyaman untuk belajar apabila seluruh warganya telah terbiasa menggunakan pola hidup bersih, sehat, dan rapi.

Untuk membiasakan pola hidup bersih, sehat, dan rapi biasanya diadakan lomba kebersihan antarkelas bahkan antarsekolah yang satu dengan yang lain. Selain itu, juga diadakan perlombaan-perlombaan lainnya yang berkaitan dengan usaha kesehatan sekolah.

Di lingkungan masyarakat tempat tinggal kita, kebiasaan hidup bersih, rapi, dan sehat juga harus kita galakkan secara bersama-sama. Contoh perilaku hidup bersih, yaitu seperti membiasakan din membuang sampah pada tempatnya, membersihkan pant-pant, dan tempat-tempat kotor lainnya. Hal mi merupakan tindakan terpuji yang sebaiknya kita lakukan sebagai warga masyarakat. Hidup bersih di lingkungan masyarakat harus kita biasakan secara terus menerus. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan 3-K di lingkungan masyarakat, yaitu Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan.
Sumber Pustaka: Cempaka Putih