Mendahulukan Kepentingan Umum Di Atas Kepentingan Pribadi

Mendahulukan Kepentingan Umum Di Atas Kepentingan Pribadi



Kepentingan umum merupakan cita-cita bangsa seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yang terkenal dengan tujuan nasional. Untuk mewujudkan kepentingan umum harus ada pengorbanan oleh setiap warga negaia, yaitu mengorbankan kepentingan pribadi di atas kepentingan golongan maupun kepentingan bersama atau kepentingan negara. Sikap mi sudah ada sejak bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia sudah berjuang untuk meraih kemerdekaan dengan mengorbankari jiwa, raga, maupun harta benda.



Pengorbanan mi ternyata tidak sia-sia. Kemerdekaan akhirnya dapat dicapai, yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Melalui kemerdekaan itu bangsa Indonesia ingin mewujudkan cita-citanya, yaitu menciptakan masyarakat adil makmur dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Peristiwa yang terjadi di masa lampau merupakan unsur penting bagi perkembangan jiwa bangsa Indonesia. Peristiwa masa lampau harus selalu diingat agar bangsa Indonesia tetap mempunyai kepercayaan din untuk menumbuhkan seihangat membangun. Salah satu faktor yang penting adalah kesanggupan dan kerelaan setiap warga negara berkorban demi kepenting.an kemajuan bangsa dan negaranya. Pengorbanan untuk mewujudkan cita-cita seperti yang tersirat dalam Pancasila dan UUD 1945. Nilai-nilai pada Pancasila harus dijunjung tingi oleh segenap bangsa Indonesia, lebih-lebih dalam masa pembangunan in Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu adalah sebagai berikut.
  1. Merasa ikut memiliki sesuatu yang menjadi milik umum atau kepentingan umum serta milik atau kepentingan bangsa dan negara.
  2. Ikut mempertahankan milik bersama atau kepentingan umum dengan penuh tanggung jawab.
  3. Berani berterus terang dan mawas din dalam berbuat demi mempertahankan milik atau kepentingan bersama.
Nilai-nilai di atas merupakan modal mental yang wajib di pupuk agar berhasil dalam membangun bangsa. Adapun contoh milik bersama yang dipakai untuk kepentingan umum itu antara lain: sekolah, pasar, jalan, rumah sakit, bendungan, waduk dan sebagainya. Milik umum yang hams dijaga kelestariannya demi perkembangan generasi yang akandatang antara lain: sungai, hutan, pegunungan, bumi, air dan semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya serta cabang-cabang produksi negara dan sebagainya.
Sumber Pustaka: Pabelan