Menyajikan Informasi Cuaca Dalam Ilmu Geografi

Menyajikan Informasi Cuaca


Sejauh ini, kamu telah mengetahui unsur-unsur cuaca, seperti suhu udara, kelembapan, curah hujan, tekanan udara, dan angin. IJntuk mengetahui cuaca di suatu daerah kita perlu memperhitungkan kelima unsur tersebut. Untuk itu, kita perlu mencatat dan mengumpulkan data cuaca.

Ada berbagai macam alat untuk mencatat dan mengumpulkan data cuaca. Perala tan tersebut dapat kita temukan pada stasiun meteorologi. Di setiap stasiun meteorologi terdapat sangkar stevenson, anemometer, wind vane (baling-baling angin), dan rain gauge. Sangkar Stevenson merupakan kotak kayu yang ditempatkan pada 120 cm di atas permukaan tanah. Kotak tersebut berisi higrometer untuk mengukur kelembapan udara dan termometer six untuk mengukur suhu udara. Kamu tentu masih ingat fungsi alat anemometer, wind vane, dan rain gauge, bukan?



Penyajian Informasi Cuaca


Informasi cuaca dan iklim dapat disajikan Tutupan dengan berbagai cara, yaitu dalam bentuk synoptic chart dan grafik.

Synoptic Chart


Setelah data cuaca tercatat dan terkumpulkan, data cuaca dapat diplot ke dalam sebuah peta yang disebut sypnotic chart. Peta ini menunjukkan kondisi cuaca suatu daerah pada waktu tertentu. Simbol-simbol yang berbeda digunakan untuk menunjukkan unsur iklim yang berbeda. Dengan simbol tersebut, kamu dapat mengetahui informasi cuaca, seperti arĂ h dan kecepatan angin, tutupan awan, ada tidaknya hujan, dan tinggi rendahnya tekanan udara. Untuk memahaini simbol-simbol yang ada dalam synoptic chart.

Grafik


Data cuaca juga dapat diplot ke dalam bentuk grafik. Data curah hujan dapat digambarkan “o dengan diagram batang yang menunjukkan pola  curah hujan pada periode tertentu. Diagram garis menunjukkan suhu udara pada periode waktu tertentu. Data curah hujan (diag ram batang) dan suhu udara (diagram garis) yang diplot dalam suatu grafis disebut climograph. Gambar 3.30 menunjukkan climograph dengan data rata-rata curah hujan bulanan dan rata-rata suhu udara bulanan.

Perkiraan Cuaca


Setiap pagi ketika akan meninggalkan rumah, kamu mungkin ragu-ragu apakah membawa payung atau tidak. Kamu mungkm menebak-nebak apakah han ini akan turun hujan atau tidak. Kamu tidak perlu ragu untuk membawa payung atau tidak, jika kamu mengetahui perkiraan cuaca yang akurat pada han itu.

Memperkirakan cuaca secara akurat tidak mudah dilakukan. Hal itu dilakukan dengan mengumpulkan, menggabungkan, dan menganalisis sejumlah data cuaca. Data yang diperlukan untuk memperkirakan cuaca suatu daerah dapat diperoleh dan beberapa stasiun meteorologi di daerah tersebut. Data cuaca di daerah yang sangat luas juga dapat diperoleh dan citra satelit.

Ada dua tipe perkiraan cuaca.

Perkiraan Cuaca Harlan


Perkiraan cuaca harian dilakukan berdasarkan kondisi cuaca akhir-akhir ini. Perkiraan cuaca ini dapat kamu ketahui pada siaran televisi, radio, dan surat kabar setiap harinya.Pada akhir acara berita di televisi sering terdapat perkiraan cuaca untuk esok han, seperti Kota Surabaya hujan dan suhu udara 23° — 30° C.

Perkiraan Cuaca Untuk Waktu Yang Lama


Tipe perkiraan cuaca ini membutuhkan data cuaca dalam waktu yang lama. Perkiraan cuaca ini hanya digunakan untuk hal-hal tertentu, seperti memperkirakan curah hujan dan suhu udara pada dua bulan yang akan datang.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact