Menyusun Teks Pidato, Lalu Berpidato Dan Contohnya

Menyusun Teks Pidato, Lalu Berpidato


Berikut ini adalah cara menyusun teks pidato, lalu berpidato.

Persiapan untuk Berpidato


Kamu akan berlatih berpidato di depan kelas. Untuk itu kamu harus memperslapkan pidato kamu di rumah.

Pidato kamu kali mi bertema hak asasi manusia. Tema mi tentu harus kamu persempit dengan cara seperti telah kamu pelajari di kelas dua.

Kamu harus mengetahui pula siapa pendengarpidato kamu. Dalam latihan mi pendengar adalah kawan-kawan sekelas dan guru kamu di kelas.

Kamu harus menentukan tujuan kamu berpidato. Tujuan kamu berpidato kali ni adalah meyakinkan temanmu bahwa prinsip dan butir-butir hak asasi manusia perlu disebarluaskan atau dimasyarakatkan.

Kamu harus mengumpulkan fakta-fakta dan pikiran-pikiran yang berhubungan dengan hak asasi manusia. Untuk itu kamu harus banyak membaca.



Berpidato di Depan Kelas


  • Dasar Umum
Berpidato adalah berbahasa lisan. OIeh karena itu, kamu tidak boleh membaca atau membacakan pidato kamu di depan kelas. Jika kamu berpidato berdasarkan naskah pidato yang telah kamu tulis di rumah, kamu harus memberi tanda bagian-bagian yang penting dan pidato kamu. Kamu boleh membuat ikhtisar dengan kata-kata tertentu mengenai isi pidato kamu itu. Jadi, kamu sebaiknya menghafalkan pidato kamu.

Dalam berpidato harus terdapat koordinasi yang baik antara otak dan mulut untuk berbicara.
  • Mimik yang Baik
Dalam berpidato kamu harus memperhatikan gerak mata dan gerak tangan kamu yang cocok dengan isi pidato. Kamu harus berani menatap teman-teman kamu semua.
  • Nada dan Tinggi Rendah Suara
Cocokkanlah suara kamu dengan besarnya ruang kelas. Bersuaralah agar kawan-kawanmu yang duduk di belakang pun dapat mendengarnya. Kamu harus memperhatikan tinggi rendah suara kamu sesuai dengan isi pidato kamu. Di bawah mi diberikan beberapa cirri hubungan antara tinggi rendah suara kamu dengan perasaan yang terdapat dalam pidatomu.

Berbahasa dalam Pidato


Kecepatan berpidato berbeda-beda, tetapi sebaiknya sebuah kecepatan berpidato 90 — 120 kata per menit.

Kalimat bahasa pidato tidak panjang dan jarang terdapat anak kalimat. Pilihlah kata-kata yang pendek dan mengulang-ulang beberapa kata yang penting.

Kamu harus membuka pidatomu dengan menyapa para pendengar atau hadirin dengan:
Bapak-bapak, Ibu-thu, Saudara-saudara, Rekan-rekan Se-...yang saya hormati...
Kamu harus menutup pidatomu dengan bahasa yang menarik dan sopan.
Demikianlah...
Sekian dan terima kasih.
Sumber Pustaka: Erlangga