Nilai Patriotisme Dengan Hankamnas Dalam Penerapannya

Nilai Patriotisme Dengan Hankamnas



Dalam UUD 1945 pasal 30 ayat 1 berbunyi: Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Ketentuan ini menunjukkan kepada seluruh bangsa Indonesia bahwa semua warga negara rnernpunyai tanggungjawab yang sama dalam mempertahankan tanah air tercinta, dengan tidak memandang derajat dan pangkat serta kedudukannya. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia selalu siap dalam mempertahankan kernerdekaan negara. Ada beberapa contoh peristiwa yang merupakan wujud dan hubungan patriotisme dengan hamkamnas, di antaranya sebagai berikut.


  • Belanda dengan tentara NICA datang membonceng tentara Sekutu yang mengakibatkan beberapa pertempuran di antaranya sebagai berikut.
  1. Perang di Surabaya tanggal 10 November 1945.
  2. Perang di Bandung tahun 1946.
  3. Perang Puputan di Bali tanggal 20 November 1946.
  4. Perang melawan Kapten Westerling di Sulawesi Selatan, tanggal 11 Desember 1946.
  5. Perang melawan Agresi Belanda I tanggal 21 Juli 1947.
  6. Perang melawan Agresi Belanda II tanggal 19 Desember 1949, yang kemudian kota Yogya dapat direbut kembali pada tanggal 1 Maret 1949 di bawah pimpinan Letkol Suharto (sekarang presiden RI), dan lain-lain.
  • Sikap yang tidak patriotik dan merugikan HANKAMNAS
Sikap bangsa kita yang tidak patriotik dan merugikan hankamnas, dapat kita sebut di antaranya: pemberontakan PKI di Madiun tanggal 18 September 1948. Kemudian kurun waktu tahun 1950 sampai dengan 1965 teiadi beberapa pemberontakan seperti:

  1. Kesatuan Rakyat tertindas di Kalimantan Selatan,
  2. DI/TII pimpinan Andi Azis di Sulawesi Selatan,
  3. DI/TII pimpinan Kartosuwiryo di Jawa Barat,
  4. DI/TII pimpinan Ainir Fatah di Jawa Tengah,
  5. DI/TII pimpinan Daud Beureueh di Aceh,
  6. DI/TII pimpinan Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan dan Tenggara,
  7. PRRI pimpinan Letkol Achmad Hus├žin di Sumatra Barat.
  8. Permesta pimpinan Letkol V Samual di Sulawesi dan Indonesia Timur.
  9. PKIIG-30-S nya pimpinan Letkol Untung, DN. Aidit, Nyoto, Lukman.
Dan uraian di atas, kita dapat mengetahui bahwa kegiatan-kegiatan itu ingin meningg alkan Pancasila dan UUD 1945. Hal ini membuktikan, bahwa dengan jiwa patriotism yang tinggi bangsa Indonesia dapat menghalau semua tantangan yang ingin merongrong kedaulatan negara Republik Indonesia.
Sumber Pustaka: PT. Pabelan