Pembagian Kawasan Benua Amerika Dan Batas-Batasnya

Pembagian Kawasan Benua Amerika Dan Batas-Batasnya



Benua Amerika disebut dunia baru. Disebut demikian karena benua itu ditemukan paling akhir dibandingkan dengan saat ditemukannya benua lain. Benua Amerika merupakan suatu massa daratan yang sangat besar di belahan bumi bagian barat. Nama Amerika diambil dan nama penjelajah Italia, Amerigo Vespucci. Panjang massa daratan kurang lebih 15.300 km. Dengan demikian, Amerika merupakan benua yang membentang paling panjang dan utara ke selatan.

Penduduk pertama Amerika datang melalui daratan Asia, dekat Selat Bering. Sejumlah penemuan terakhir rupanya menunjukkan bahwa orang-orang dan Laut Tengah dan juga dan Afrika mungkin telah mencapai Amerika Tengah dan Amerika Selatan melalui Samudera Atlantik. Namun, Benua Amerika baru benar-benar dikenal setelah Christopher Columbus menemukannya.



Batas-batas Benua Amerika adalah sebagai berikut.
  1. Sebelah utara : Samudera Arktik dai Kutub Utara
  2. Sebelah selatan : Samudera Antartik dan Kutub Selatan
  3. Sebelah timur Samudera Atlantik
  4. Sebelah barat Samudera Pasifik
Beberapa negara di kawasan Benua Amerika antara lain dapat dilihat pada Tabel 5.3. Massa daratan Benua Amerika membujur dan arah utara ke selatan. Massa daratan Benua Amerika tersebut pernah menjadi penghalang besar dalam usaha pencarian jalan laut ke Timur Jauh melalui Samudera Atlantik. Jalan di bagian barat laut ternyata tertutup es hampir sepanjang tahun, sehingga hanya sedikit kapal  yang dapat berhasil melalui Tanjung Horn. Jalan laut mi merupakan satu-satunya pintu masuk dan samudera yang satu ke samudera yang lain sampai Terusan Panama dibuka pada tahun 1914.

Kawasan bentang alam Amerika dibedakan menjadi tiga bagian.

Kawasan Arnerika Utara


Kawasan Amerika Utara meliputi bagian utara Meksiko, Teluk Meksiko, daratan Amerika Serikat, Kanada, dan Kepulauan Arktik. Di Amerika Utara ada dua zona pegunungan besar, yaitu Pegunungan Appalachia di bagian timur dan Pegunungan Cordillera di bagian barat. Pegunungan Cordillera merupakan sabuk rumit yang lebarnya ± 1.600 km, terdiri dan tiga bagian, yaitu Pegunungan Rocky di sebelah timur, gugusan Pasifik di sebelah barat, dan zona plato yang terdiri dan Plato Kolombia, Cekungan Besar, dan Plato Colorado. Tepi luar kawasan berpegunungan di Amerika Utara adalah dataran pesisir. Dataran pesisir tersebut terdapat di sepanjang Amerika Serikat, membujur dan Pantai Meksiko sampai LongIsland utara. Dataran pesisir Atlantik mempunyai teluk-teluk yang lebar dan muara muara yang sangat cocok bagi pelabuhan karena cukup dalam. Pegunungan Appalachia kaya akan hutan, tenaga air, batu bara, dan minyak bumi. Dataran rendah di sekitar Great Lakes-St. Lawrence memiliki lahan yang amat subur bagi pertanian dan kaya sumber tenaga air. Dua jalur besar menuju laut, yakni jalur Sungai Hudson-Mohawk dan jalur Sungai St. Lawrence juga melalui dataran itu. Struktur geologi Amerika Utara terdiri dan batu-batuan prekambrium yang hampir seluruhnya terletak di wilayah Kanada, kecuali beberapa bagian di utara Wisconsin dan Minnesota, termasuk Pegunungan Adirondack. Sebagian besar wilayah perisai mi terdiri dan batu-batuan metamorf, membujur ke selatan dan ke barat di bawah prairi/padang rumput yang luas.

Kawasan Amerika Tengah


Kebanyakan ahli geografi berpendapat bahwa seluruh Meksiko ditambah Amerika Tengah beserta kepulauan di kawasan Laut Karibia tercakup dalam pengertian Amerika Tengah. Panjang kawasan Amerika Tengah kurang lebih dan 4.350 km. Panjang kawasan Amerika Tengah diukur mulai dan perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat di sebelah utara sampai perbatasan Panama dengan Kolombia di selatan. Sedangkan lebar kawasan Amerika Tengah membentang dan Semenanjung Kalifornia (Meksiko) di barat sampai Kepulauan Barbados di timur, dengan jarak kurang lebih 5.400 km.

Keadaan geomorfologi Amerika Tengah sangat rumit dengan ciri permukaan yang spesifik, yaitu adanya plato tengah Meksiko. Plato mi merupakan bongkahan dengan ketinggian 2.500 m yang letaknya di selatan Pegunungan Mesa Central lalu melandai ke arah utara. Di bagian selatan plato terdapat pegunungan yang bersekat-sekat terdiri dan batuan kristalin. Rangkaian kegiatan vulkanis terdapat di selatan Meksiko dengan puncak yang kasar serta lereng yang curam, dan terdapat cekungan-cekungan yang berselang seling melintasi El Savador, Nikaragua, dan Guatemala.

Kawasan Arnerika Selatan


Kawasan Amerika Selatan dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu kawasan Pegunungan Andes, dataran pantai, dataran rendah, padang rumput, dan gurun. Kawasan Pegunungan Andes merupakan deretan pegunungan yang tidak seragam. Kawasan mi dibagi menjadi tiga bagian: Andes Utara, Andes Tengah, dan Andes Selatan. Panjang masingm asing bagian pegunungan mi tidak sama, yakni .antara 160—650 km. Puncak-puncaknya menjulang dengan ketingian 5.500 — 7.000 m di atas permukaan laut dan diselimuti es. Andes memiliki sejumlah besar rangkaian pegunungan yang beraneka ragam. Satu di antaranya melintas Kolumbia Utara dan Venezuela dan bertemu dengan susunan Karibia pada kaki-bukit yang berbatu-batu dan dataran tinggi terjal di suatu titik di Kolumbia, selatan Ekuador. Dari situ, rangkaian pegunungan mi memanjang ke selatan melintasi Peru, Bolivia, dan Chili Utara sampai Argentina.

Dengan demikian, Andes terdiri atas dua rangkaian utama yang dikenal sebagai Cordillera Occidental (rangkaian barat) dan Cordillera Oriental (rangkaian timur). Kedua rangkaian mi memiliki deretan plato dengan relief yang berbeda-beda. Pada bagian lain, terdapat dataran garam putih yang disebut salar. Misalnya Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni di Bolivia. Di sebelah timur Cordillera Oriental, khususnya di Bolivia, terdapat deretan pegunungan tidak teratur yang disebut Siera/Serra. Di Brazilia, Pegunungan Andes mencapai ketinggian lebih dan 2.750 m dengan pegununganp egunungan Serra do Mar, Serra do Caparo, dan Serra da Mantiqueira. Puncak tertinggi Pegunungan Andes di Brazilia adalah Gunung Bandeira (2.890 m). Di sebelah timur Pegunungan Andes, Amerika Selatan didominasi tiga dataran tinggi:

Dataran Tinggi Guyana, Brazilia, dan Patagopia. Bagian tenggara Dataran Tinggi Guyana yang menjulang setinggi 2.750 m lebih berpuncak datar, seperti halnya Plato Roirama. Lereng Dataran Tinggi Brazilia melandai ke arah pedalaman. Adapun Dataran Tinggi Patagonia justru menanjak ke arah pedalaman. Dataran tinggi tersebut menanjak ke arah barat menuju Pegunungan Andes. Dataran tinggi tersebut merupakan sederet plato dengan ketinggian lebih dan 1.500 m yang terdapat di perbatasan dengan Uruguay. Bila dilihat komposisinya, dataran tinggi tersebut terdiri dan batu kristalin purba, lava, dan batu pasir.
Sumber Pustaka: Erlangga