Pembentukan Kepribadian Manusia Dalam Sosialisasi

Pembentukan Kepribadian Manusia Dalam Sosialisasi



Pembentukan kepribadian manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor berupa faktor keturunan yang menghasilkan perbedaan, inisalnya dalam hal kekuatan jasmani, ukuran tubuh. Misalnya, ukuran tubuhmu yang kecil dibandingkan temanmu mungkin karena keturunan dan ayah atau ibumu. Selain faktor keturunan, faktor alam juga mempengaruhi pembentukan kepribadian seseorang, di mana keadaan àlam yang ditinggalinya akan menuntut seseorang untuk menyesuaikan diri. Misalnya, orang Eskimo di daerah kutub akan banyak makan daging karena tubuhnya membutuhkan panas untuk menghadapi cuaca dingin dan hal ini berbeda dengan orang yang hidup di daerah tropis. Mereka akan banyak makan buah-büahan dan sayuran supaya tubuhnya tetap segar.



Dengan penyesuaian diri itu, perilaku dan kebudayaan seseorang akan berbeda dengan orang lain. Kebudayaan yang sudah dihasilkan tadi sebaliknya juga mempengaruhi terbentuknya kepribadian seseorang. Dalam proses pembentukan kepribadian, setiap orang pasti akan mempelajari kebudayaan tempat ia menjadi anggotanya inisalnya, cara hidup, kebiasaan, cara bergaul di lingkungan sekolah atau lingkungan tempat tinggal.

Selain ketiga hal tadi, kepribadian seseorang juga dibentuk oleh kelompok masyarakat yang berhubungan dengannya. Ia harus menyesuaikan din dengan kelompok masyarakatnya tadi termasuk dalam hal nilai, norma, dan adat istiadat yang berlaku dalam kelompok tersebut. Dalam proses sosialisasi, seorang manusia sejak lahir hingga dewasa mempelajari pola-pola tindakan dan orang-orang sekelilingnya. Contoh, ketika kamu lahir, orang pertama yang kamu kenal adalah ibumu, kemudian bapakmu, dan orang-orang terdekat lainnya dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sekelilingmu hingga kamu tumbuh menjadi anak-anak, remaja dan dewasa. Selama perkembangan itu, seorang anak belajar memahami sekumpulan nilai, sikap, perasaan suka maupun duka. Kemudian, pelan-pelan anak pun akan mencoba menyesuaikan din dengan lingkungan orang tuanya.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact