Pengertian Etika Lingkungan Hidup Dalam Pencemaran Lingkungan

Etika Lingkungan



Etika lingkungan adalah kebijaksanaan moral manusia dalam pergaulannya dengan lingkungan yang meliputi perbuatan benar dan salah. Mengenai hubungan dan perbuatan dengan lingkungannya telah lama terjadi, semenjak manusia itu ada. Sejalan dengan evolusi biologi, interaksi, kebijaksanaan moral, dan pergaulan manusia dengan lingkungannya juga mengalami perubahan. Secara sederhana, perubahan sikap manusia terhadap lingkungannya adalah sebagai bcrikut.



  1. Manusia dikuasai Iingkungan, pada masa mi pola hidup manusia ditentukan oleh lingkungannya. Segala gejala alam seperti hujan, perubahan iklim, api, angin, dan lain-lain belum dikenal manusia. Pada saat itu hidup manusia terserah pada alam saja.
  2. Manusia mcmanfaatkan isi alam, bentuk interaksi mi berkembang semenjak bcrkembangnya anggapan bahwa alam lingkungan mi adalah anugerah Tuhan kepada manusia. Oleh sebab itu, alam perlu diolah, digunakan, dan dikelola bagi kesejahteraan umat manusia. Saat inilah manusia mulai mengadakan penelitian dan mengembangkan teknologi.
  3. Manusia menguasai lingkungan, etika manusia seperti mi berkembang semenjak berkemb angnya ilmu dan teknologi. Manusia mulai berusaha melepaskan ketergantungannya pada alam. Manusia mcnganggap bukan bagian dan alam, tetapi penguasa alam. Mereka mengambil, memanfaatkan, mengatur, dan mengolah lingkungan alam sesuai dengan kehendaknya.

Etika manusia seperti mi mempunyai beberapa sikap yang sangat membahayakan kelestarian lingkungan, yaitu sebagai berikut.

  • Kemanusiaan merupakan sumber segala nilai.
  • Alam hanya ada untuk digunakan manusia.
  • Tujuan primer manusia adalah hanya untuk memproduksi dan mengonsumsikan keberhasilan manusia yang didasarkan pada kekayaan materi.
  • Produksi dan konsumsi harus terus berlanjut karena manusia mempunyai hak untuk meningkatkan standar kehidupan.
  • Manusia bcranggapan bahwa sumber daya alam tidak terbatas.
  • Manusia tidak perlu menyesuaikan din dengan lingkungan alam karena manusia mampu menciptakan lingkungan sesuai dengan yang diinginkannya.
  • Semua keadaan diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi manusia.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara