Perilaku Hidup Sederhana Dalam Masyarakat Dan Contohnya

Perilaku Hidup Sederhana Dalam Masyarakat



Perilaku hidup sederhana merupakan perbuatan yang sangat menunjang bagi pencapaian tujuan nasional bangsa Indonesia. Dengan melalui sikap dan perilaku mi, tujuan hidup bangsa kita akan cepat tercapai. Meskipun demikian, menumbuhkan sikap dan perilaku hidup sederhana bukanlah pekerjaan yang mudah. Terlebih lagi dalam lingkup kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai seorang pelajar, kita harus mampu membiasakan diri untuk bergaya hidup sederhana, baik dalam menggunakan benda/uang, tenaga, pikiran, maupun dalam menggunakan waktu.



Hidup Sederhana di Lingkungan Keluarga


Dalam lingkungan keluarga, kita harus membiasakan hidup sederhana. Tidak menyianyiakan waktu, tenaga, dan uang. Kita harus mau membantu orang tua dan saudara-saudara kita. Kita pun harus bisa memanfaatkan rezeki yang diterima dengan baik. Janganlah memaksakan din demi mencapai kepuasan semata. Kita hendaknya hemat, “Tidak besar pasak daripada tiang”, artinya pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Hidup sederhana di Lingkungan Sekolah


Pola hidup sederhana tidak hanya berlaku di lingkungan rumah, tetapi harus pula diterapkan di sekolah. Seorang pelajar yang mampu mempraktekkan pola hidup sederhana di sekolah akan disenan$i teman-teman dan gurunya.

Contoh-contoh perilaku berikut mi men unjukkan pola hidup sederhana di sekolah, yaitu
  1. tidak memakai perhiasan dan kendaraan yang berlebihan. Wajar saja dalam berp akaian, sesuai dengan pakaian seragam sekolah yang telah ditentukan;
  2. tidak memamerkan kekayaan orang tua di depan teman-temannya;
  3. memiliki peralatan sekolah yang sewajarnya;
  4. tidak menghamburkan uang untuk hal yang tak perlu;
  5. bila ada jam pelajaran kosong karena gurunya berhalangan, waktu yang kita miliki sebaiknya dimanfaatkan untuk belajar mandiri;
  6. tenggang rasa bila ada teman yang kurang mampu.

Hidup Sederhana di Lingkungan Masyarakat



Di lingkungan masyarakat, kita juga dituntut untuk menjalankan pola hidup sederhana. Tidak memamerkan harta kekayaan, kedudukan, pangkat, jabatan, kepintaran, ketenaran. Kita harus rendah hati meskipun orang tua kita kaya raya. Bahkan, kita harus mampu menyisihkan sebagian harta untuk mereka yang berada dalam kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Dalam lingkungan masyarakat yang warganya menerapkan pola hidup sederhana, tidak akan terjadi kesenjangan sosial yang tinggi. Mereka hidup berdampingan secara damai, rukun, saling membantu, saling menghargai sehingga akan menyenangkan. Orang kaya peduli dengan orang miskin, orang miskin juga tidak membiarkan dirinya tetap disantuni.

Dalam hidup sehari-hari, kesederhanaan mi disertai dengan kemauan bekerja keras. Kerja keras adalah bekerja seoptimal mungkin sesuai dengan kapasitas kemampuan kita. Kerja keras dapat meningkatkan kesejahteraan hidup dan meraih keberhasilan. Dalam beajar misalnya, seorang siswa dikatakan mau bekerja keras apabila ia mampu secara rutin belajar mandiri sedikitnya 4 jam setiap han. Jika ia terbiasa melakukan hal mi maka kelak ia akan menjadi siswa yang berhasil.

Hidup sederhana dan bekerja keras mi merupakan dua hal yang mesti dimiliki oleh setiap orang yang mau hidup berbahagia, baik di dunia maupun di akhirat.
Sumber Pustaka: Cempaka Putih