Pokok-Pokok Pikiran Dalam Pasal 38 Undang-Undang Dasar 1945

Pokok-Pokok Pikiran Dalam Pasal 38 Undang-Undang Dasar 1945



Pasal 33 UUD 1945 mengandung pengertian bahwa perekonomian di negara kita berdasarkan demokrasi ekonomi yang dalam pelaksanaannya mempunyai ciri-ciri positif sebagai berikut.


  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.
  2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajad hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  4. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan. permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.
  5. Warga negara mempunyai kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  6. Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan dalam masyarakat.
  7. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
  8. Fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara.

Dalam demokrasi ekonomi harus dihindarkan ciri-ciri negatif sebagai berikut.

  1. Sistem free fight liberalisme yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya di Indonesia telah menimbulkarL dan mempertahankan kelemah-an struktural ekonomi nasional dan posisi Indonesia dalarn perekonomian dunia.
  2. Sistem etatisme dalam negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
  3. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.
Sumber Pustaka: PT. Pabelan