Berbagai Hambatan Dan Upaya Mengatasi Kendala Pelaksanaan Disiplin Nasional

Berbagai Hambatan Dan Upaya Mengatasi Kendala Pelaksanaan Disiplin Nasional


Apabila disiplin sosial sudah terbina, disiplin nasional akan mudah dikembangkan atau dibina. Dalam menegakkan disiplin nasional, ada beberapa kendala dan hambatan yang ditemui dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu
  1. pelaksanaan perundang-undangan atau penegakan hukum (law enforcement) oleh penegak hukum masih lemah, dan kesadaran hukum masyarakat masih rendah. Misalnya masih banyak orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya, tetapi mereka tidak dikenakan sanksi atau hukuman,
  2. kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat Indonesia akan perlunya memelihara lingkungan masih kurang,
  3. keteladanan dan generasi tua, guru, para pemimpin terutama dalam pelaksanaan norma dan nilai moral yang akan ditanamkan kepada generasi muda, kurang mengenai sasaran, dan
  4. kewibawaan orang tua cenderung merosot karena tidak memberikan teladan yang baik dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari.

Dapat kita pahami bahwa pembinaan disiplin tidak hanya proses perintah atau disampaikan begitu saja, tetapi harus melalui keteladanan dan orang tua, guru, para pemimpin, dan penegakan hukum secara tegas dalam pelaksanaanya. Berbagai kendala yang disebutkan di atas, mengharuskan upaya pembinaan dan peningkatan disiplin nasional hams melalui pendidikan yang didasarkan pada moral Pancasila, diharapkan setiap warga negara mampu membina dan mengamalkan nilai-nilai yang terdapat dalarn Pancasila dan UUD 45.

Kegunaan Disiplin dalam Kehidupan Berniasyarakat, Berhaiigsa, dan Bernegara


Disiplin sebagai latihan kejiwaan tau pembiasaan yang baik dan setiap iiidividu harus dilaksanakan dan diwujudkan dalarn hentuk penbuatan. Pembinaan keteraturan hidup merupakan pendidikan yang dimulai pada din sendiri yang akan membentuk watak dan sikap serta dapat memberikannilai-nilai budaya yang positif. Kegunaan kedisiplinan bagi kehidupanbermasyarakat ialah untuk mendukung proses terwujudnya kualitas inanusia dan masyarakat Indonesia yang maju dalam suasana tenteram dan sejahtera lahir &ian batin dalam tata kehiciupan masyarakat, bangsa, dan negara yang berdasarkan Pancasila. Dengan demikian, akan tercipta kehidupan yang selaras dan seimbang antara sesama manusia, Dalam kehidupan berbangsa dan hemegara akan tercipta bangsa yang mengerti hak dan kewajiban, tidak merugikan pihak-pihak lain. Manusia yang berkualitas akan rnelaksanakan peraturan perundangan claii tata tertib dengan baik dan benar.

Mengatasi Berbagai Hambatan dalarn Pelaksaiiaan Disiplin asional


Berbagai upaya dalam mengatasi hamhatan pelaksan in disiplin nasional dapat dilakukan dengan herbagai cara, antara lain sehagai berikut.
  1. Dalain pen(lidikan keluaua, orilig ! tia hendaknya ni inherika triad’ v’Hflg haik kepada anak-ana knya.
  2. Eaiani lingkungan nias’arakat pen diciptakall keadilan daii ebetiaran dalani hrrhagai tindakan dalarn menegakkan peraturan yang benlaku.
  3. Dalam hingkungan sekolah disamping membenikan contoh perbuatan yang baik perhi juga mengintensifkan pendidi kan hudi pekerti atau moral Pancasi Ia dan Kewargai iegraan
  4. Penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia, sehingga terwujud kepastian hukuni yang memenuhi rasa keadilait dan kehenaran.

Pelaksanaan Disiplin Nasional dalain Berbagai Aspek Kehidupan


Disiplin nasional terlaksana dengan haik apabila didasari kesadaran setiap warga negani untuk nlelumaikan hakdan kewajibannya, baik sehagai warga negara, sehagai anggota masyarakat, dan sebagai individu.

Sebagai individu kita harus bersikap sehagai insan yang baik, seperti:
  1. mernehihara huhungan baik;
  2. rnenghormati onangz dan
  3. memehiliama kerukunan dan persahahatan.
Sebagai anggota niasyarakat, kita herkewajihan dan herusaha mernajukan kehidupan masyarakat dengan rnengemhangkan sikap, antama lain
  • benkepribadian dan henkebudayaan nasional;
  • bersemangat gotong royong;
  • mendah uhikan kepentingan urn urn
  • menggemani kehersihan clan keindahan lahir hatin;
  • dapat nlenlhantu orang yang inendenita; dan
  • aktif dalam kegiatan kernasyanakatan.
Sebagai warga negara, kita hams memiliki sikap danjiwa kepribadian Indonesia, antara lain
  1. setia kepada dasar negara Pancasila,
  2. setia kepada UUD 1945,
  3. berjiwa dan bertindak patriotis demi bangsa dan negara,
  4. taat kepada peraturan, tata tertib, dan hukum,
  5. secara ikhlas menjalankan tugas untuk kepentingan negara dan bangsa, dan
  6. selalu waspada terhadap segala sesuatu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa dan negara.