Fungsi Iman Terhadap Kitab-Kitab Allah Sebagai Pedoman Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Fungsi Iman Terhadap Kitab-Kitab Allah Sebagai Pedoman Dalam Kehidupan Bermasyarakat



Arti beriman kepada kitab-kitab Allah dalam kehidupan bermasyarakat adalah untuk menanamkan rasa saling menghormati dan saling menghargai satu sama lainnya. Tidak membeda-bedakan antara sesama melainkan saling memperhatikan kondisi dalam arti memberikan bantuan terhadap yang lemah.



Firman Allah:

Yang Artinya: “Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dan Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Mereka mengatakan: Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dan rasul-rasul-Nya, dan mereka mengatakan: Kami dengar dan kami taat. Mereka berdoa: Ampunilah kami ya Tuhan kami dan Engkaulah tempat kembali.” (QS. Al-Baqarah: 285)

Tiap-tiap orang beriman itu yakin akan adanya Allah, percaya kepada kitab-kitab Allah yang telah diturunkan kepada rasul-rasul-Nya, percaya kepada malaikat-malaikat Allah dan percaya kepada takdir Allah. Pendirian kaum musliinin kepada rasulnya yaitu mereka tidak membeda-bedakan antara sesama dalam kehidupan bermasyarakat.

Jadi keutamaan orang-orang yang beriman atas umat yang lain adalah mereka tidak membeda-bedakan dalam pergaulan. Allah menerangkan lagi sifat-sifat lain yang dimiliki orang Islam, yaitu mereka mendengar perintah atau larangan Allah dengan penuh perhatian dan melaksanakan perintah-periritah itu dengan rasa ikhlas juga menghentikan larangan-larangan-Nya.

Sekalipun hati dan jiwa mereka telah berjanji akan melaksanakan perintah dan larangan Allah setelah mendengar dan memahaininya, tetapi kadang tanpa disadari sering salah, lupa dan Ialai. Jadi pengaruh iman yang deinikian tampak pada tingkah laku sifat-sifat, tindakan dan perbuatan mereka. Semuanya ditujukan dan diarahkan ke jalan yang diridai Allah. Oleh karena itu, orang-orang muslim yang mempunyai sifat-sifat yang deinikian maka mereka selalu memanjatkan doa kepada Allah yaitu: ampunilah kami ya Allah dan kepada Engkaulah kami kembali.
Sumber Pustaka:  Bumi Aksara