Jalur Yang Digunakan Dalam Penerapan Nilai Pancasila

Jalur-Jalur Yang Digunakan Dalam Penerapan Nilai Pancasila



Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, perlu dipertahankan secara nyata dan terus-menerus. Hal ini sebagai upaya agar nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat melaksanakan oleh setiap warga negara Indonesia, penyelenggara negara, lembaga kenegaraan. dan kemasyarakatan, mulai dan pimpinan nasional sampai dengan rakyat biasa.

Penerapan nilai-nilai Pancasila diarahkan berjalan secara manusiawi dan alamiah, serta tidak melalui proses indoktrinasi. Penerapan nilai-nilai Pancasila didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi era globalisasi dan permasalahan bangsa. sehingga muncul kesadaran untuk merealisasikan nilai-nilai Pancasla dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila dapat dipertahankan mealul berbagai jalur dan penciptaan suasana yang menunjang.



Jalur yang Digunakan


  • Melalui Pendidikan
Peranan pendidikan sangat dibutuhkan dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila, baik pendidikan formal (sekolah) maupun pendidikan nonformal di lingkungan keluarga. dan lingkungan masyarakat.

Pendidikan secara luas. merupakan dasar pembentukan kepribadian, kemajuan ilmu pengetahuan. dan teknologi serta kemajuan kehidupan sosial pada umumnya. Kemajuan ilmu telah mengubah cara berpikir manusia saat in ilmu menjadi dasar perlembangan teknologi. Sedangkan teknologi telah menjadi tulang punggung pembangunan dan kehidupan modern. Kehidupan modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai Pancasila dapat meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia secara lahir maupun batin.
  • Di lingkungan keluarga
Dalam keadaan normal lingkungan pertama yang berhubungan dengan anak adalah orang tua. saudara, serta kerabat dekatnya yan tinggal serumah. Melalui lingkungan tersebut anak mengalami proses pertumbuhan fisik maupun  kepribadian. Penanaman nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga sebaiknya diberikan kepada anak sedini mungkin, cara-cara orang tua bersikap, berperilaku, dan dalam mendidik anak, merupakan sarana yang dapat membangun dan menumbuhkembangkan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, misalnya; saling menghormati dan menghargai, gotong royong, cara-cara menyampaikan keinginan atau pendapat, kehidupan keluarga yang diwarnai dengan nilai-nilai agama, dan nilai positif yang lainnya.
  • Di lingkungan sekolah
Pada sekolah yang menyelenggarakan pendidikan pada tingkat pendidikan dasar, peran guru sangat besar dan dominan. Nilai-nilai Pancasila dapat dibangun dan ditumbuhkembangkan lewat proses pembelajaran sikap-sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, seperti memotivasi siswa agar menyampaikan pendapat dengan cara-cara yang benar, menghargai perbedaan, mengembangkan kreativitas, memupuk rasa kesetiakawanan sosial dan lain-lain. Demkian pula melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti pramuka, PMR, karya ilmiah, kesenian, pecinta alam, dan lain-lain.
  • Di lingkungan masyarakat
Nilai Pancasila dapat dibangun, ditumbuhkembangkan, dan dipertahankan melalui berbagai organisasi di lingkungan masyarakat seperti AT, RW. Karang Taruna, perkumpulan remaja, dan lain-lain. Di bawah mi adalah contoh-contoh penanaman nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat.
  1. Mengedepankan musyawarah dalam mengambil setiap keputusan yang mmenyangkut kepentingan umum atau masyarakat.
  2. Dalam musyawarah, tokoh masyarakat dapat memberikan contoh sikap demokratis, antara lain menghargai perbedaan, penyampaian pendapat dengan cara-cara yang benar, serta menghargai keputusan musyawarah.
  3. Mendorong sikap kekeluargaan melalui berbagai kegiatan. Seperti pelaksanaan gotong royong.
  4. Mendorong dan meningkatkan rasa cinta tanah air dengan kepedulian terhadap lingkungan.
  • Jalur Media Massa
Media massa yang terdiri atas media cetak maupun elektronik merupakan alat komunikasi yang dapat menjangkau masyarakat luas. Di era informasi sekarang mi, media massa memiliki peranan penting dalam mewujudkan tujuan nasional yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Media massa memiliki kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lewat penyajian berbagai program yang setiap saat akan diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu, media massa harus memiliki dasar dan prinsip yang jelas agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tetap dapat dipertahankan.
  • Jalur Organisasi Politik
Salah satu fungsi dan partai politik adalah sebagai sarana pendidikan politik baik bagi anggotanya maupun masyarakat luas. Hal tersebut sebagai upaya mewujudkan warga negara yang sadar akan hak  dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penciptaan Suasana yang Menunjang


  • Peraturan Perundang-undangan
Peraturan perundang-undangan yang antara lain berfungsi untuk melindungi hak-hak dan kewajiban warga negara, haruslah mencerminkan jiwa dan nilai-nilai Pancasila. Peraturan perundang-undangan yang lebih lanjut dijabarkan lewat berbagal kebijakan pemerintah harus tetap memperhatikan hak asasi manusia, harkat dan martabat kemanusiaan, persatuan dan kesatuan bangsa, serta berorientasi kepada kesejahteraan rakyat.
  • Aparatur Pemerintah
Untuk mewb.dkan tujuan nasional, visi yang dicanangkan dan harus dilaksanakan oleh pemerintah sebagaimana tercantum dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara adalah perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat. profesional. berdaya guna, produktif, transparan, bebas dan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, aparatur  negara harus meiliki pemahaman tentang tugas dan tanggung jawabnya, sehingga tumbuh kesadaran untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, meningkatkan pengetahuan, mengembangkan wawasan tentang bangsa dan tanah air Indonesia.
Sumber Pustaka: Aneka Ilmu