Kerukunan Umat Beragama Dengan Pemerintah

Kerukunan Umat Beragama Dengan Pemerintah



Kerukunan umat beragama dengan pemerintah dijelaskan dalam firman Allah swt. di bawah ini:

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul (Nya), dan ulil Amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan rasul (sunahnya) jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisaa’: 59)



Kerukunan umat beragama dengan pemerintah direalisasikan dengan menaati segala peraturan yang dikeluarkan pemerintah, selama peraturan itu tidak bertentangan dengan syariat Islam. Jalinan kerja sama antara ulama dengan umara’ dalam membina untuk menaati perintah Allah, rasul, dan umara’ di antaramu.

Dengan demikian kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah dapat tumbuh baik jika dapat saling mengisi. Pemerintah (umara’) menyediakan sarana, ulama yang mengelola artinya pemerintah membangun fisik, ulama membangun mental spiritualnya.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara