Makna Dan Pola Hidup Modern Dalam Kaitannya Dengan Prinsip Kesederhanaan

Makna Dan Pola Hidup Modern Dalam Kaitannya Dengan Prinsip Kesederhanaan



Hidup sederhana bermakna menjalani hidup secara wajar sesuai dengan norma-nonna yang berlaku dalam masyarakat Indonesia. Ukuran hidup sederhana ditentukan oleh sikap seseorang dalam menciptakan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup dengan kemampuan yang dimilikinya. Dengan kata lain, dalam memenuhi kehutuhan hidup ini kita harus menyesuaikannya dengan kemampuan material dan tuntutan spiritual yang kita miliki. Meskipun demikian, bukanlah berarti kita harus menyerah pada keadaan. Dalam hidup kita wajib untuk berusaha meningkatkan kemampuan guna mencapai kehidupan yang lebih baik.



Pola hidup sederharia tidak hanya pada pemenuhari kehutuhari materi, tetapi juga meliputi kesederhariaan dalam sikap dan perbuatan. Sebagai contoh, seorang ilinuwan yang merniliki berbagai keahlian dalam berbagai disiplin ilmu tidak bersikap angkuh terhadap sesamanya yang tidak memiliki berbagai ilmu, begitu pula yang kaya harta benda. Sikap tersebut rnenunjukkan bahwa sebagai seorang ilmuwan atau orang kaya, ia pun tetap manusia hiasa yang tidak terlepas dan segala keterbatasan. Dia sadar bahwa ilmu yang dimiliki dan kekayaan yang di milikinya itu tidak pernah sebanding dengan ilmu serta kekuasaan Tuhari Yang Maha Esa. Bahkan, ilmu dan kekayaan yang berhasil diraihnya itu pada dasarnya merupakan rahmat karunia Tuhari Yang Maha Esa. Dengan kesadaran dan kesederhariaan yang dimilikinya itu sebenarnya dia telah menerapkan pola hidup modern dalam kaitannya dengan pola hidup sederharia.

Pembinaan hidup sederhana dalam sikap dan perbuatan harus diinternalisasikan sedini mungkin mulai dan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Pola hidup sederharia merupakan salah satu contoh cerinin kepribadian seseorang. OIeh karena itu, dalam mengisi kehidupan ini hendaknya kita tetap bersikap dan berperilaku yang mencerminkan kesederhariaan, meskipun kita telah berhasil mencapai suatu kehahagiaan hidiip. Kita tetap berkewajiban untuk berusaha mencapai sesuatu yang lehih baik lagi, guna kepenti ngan kehidupan kita sekarang dan kehidupan kelak di kemudian hari.
Sumber Pustaka: Yudhistira