Masuknya Islam Ke Eritrea, Uganda Dan Somalia Beserta Perkembangannya

Masuknya Islam Ke Eritrea, Uganda Dan Somalia Beserta Perkembangannya



Eritrea merupakan negara bekas jajahan Inggris. Meskipun demikian perkembangan Islam sejak abad ke-12—19 cukup baik, sehingga hampir seluruh wilayah negeri itu masuk ke dalam agama Islam. Eritheria adalah sebuah negeri yang terletak di pesisir Laut Merah dan ibukotanya di Asmara. Eritrea sempat bergabung dengan Etiopia sebagai sebuah negara. Namun kemudian Eritrea meinisahkan diri. Inggnis menjajah negeni ini sejak tahun 1952 dan sebelumnya dijajah oleh Italia.



Uganda


Islam masuk ke Uganda melalui Zanzibar oleh para dai pada masa pemerintahan Raja Suna pada tahun 1833—1860 M dan pada masa pemerintahan Raja Muwanaja pada tahun 1884—1897 M. Kemudian agama Islam dijadikan agama resini negara. Pada masa Raja Bajaudah yang terpikat oleh agama Nasrani terjadilah persaingan hebat antara penyiaran Islam dengan Nasrani. Dalam persaingan penyiaran agama itu kaum Nasrani mendapat keunggulan, sekalipun mereka mengeluh kekurangan pendeta. Islam mengalaini kekurangan alat-alat dan pembiayaan terutama dalam pendidikan. Persaingan penyiaran agama di Uganda antara Nasrani dan Islam ini adalah untuk memperebutkan golongan aniinisme agar dapat masuk kepada agama masing-masing. Jumlah penduduk Uganda 10.810.000 jiwa, sedang yang beragama Islam 3.881.000 jiwa.

Somalia


Somalia telah dimasuki oleh agama Kristen terlebth dahulu daripada Islam yang datang dan daerah Etiopia. Pada waktu Islam masuk ke negeri tersebut terjadilah perang agama. Akhirnya agama Islam dapat berkembang pesat di Somalia. Kaum muslimin di Somalia mengikuti mazhab yang berbeda-beda, yƔitu ada yang bermazhab Suni dan ada pula yang bermazhab Syiah.

Di samping itu yang lain menganut ajaran Tasawuf Qadariyah, Shalihiah, dan Rifaiah. Jumlah masjid dan madrasah banyak sekali, terutama di Jibuti dan masjid yang terkenal di antaranya: Masjid Nur, Masjid Qabil, Masjid Said Hasan, dan lain-lain. Pada abad ke-10 agama Nasrani telah lebih dulu masuk Somalia Tengah, baru ke-mudian pada abad ke-15 agama Islam masuk ke Somalia Tengah ini dibawa oleh 44 da’i Arab di bawah pimpinan Syekh Ibrahim Abu Zarbaza masuk kota Harra tahun 1430 M.

Pada abad ke-6 hampir semua penduduk Somalia sudah masuk Islam. Pada waktu Somalia dijajah Inggris, pernah muslim Somalia mengadakan pemberont akan di bawah pimpinan Muhammad bin Abdullah sampai tahun 1912 M. Kemudian ia memproklamasikan dirinya sebagai Khalifah Tarikah Shalahiyah. Musliinin Somalia Tengah pada umumnya bermazhab Syafi’i. Somalia Timur beribukota Mogadishu dan pernah dijajah Itali. Pada tahun 1940—1941 M, Somalia Timur diduduki Inggris dan sementara di bawah perwakilan PBB dan pada tahun 1960 merdeka.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara