Menggalang Persatuan Dan Mempertahankan Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menggalang Persatuan Dan Mempertahankan Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia



Salah satu perilaku rela berkorban untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara adalah gemar menggalang persatuan dan kesatuan bangsa. Warga negara yang bersikap rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, akan rela untuk tidak menonjolkan kesukuannya. Ia menyadari betul bahwa pers atuan dan kesatuan lebih penting daripada sifat kesukuan dan kedaerahannya. 

Mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bagi tercapainya tujuan nasional maka warga negara yang memiliki sikap rela berkorban akan menvadari bahwa mengorbankan din untuk tidak mengu tamakan kesukuan dan ke-daerahannva akan selalu ia lakukan kapan dan di mana pun ia berada.



Mempertahankan Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia


Tegaknya negara Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan dan pengorbanán jiwa, harta, dan raga. Kemerdekaan barn kita raih pada tanggal 17 Agustus 1945. Kurang lebih 350 tahun bangsa kita berjuang membebaskan din dan belenggu penjajah. Menyadari akan hal tersebut, maka seorang warga negara yang memiliki sikap rela berkorban untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negaranva akan bersedia untuk mengorbankan harta, jiwa, raga, dan rasa untuk mempertahankan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan kata lain, ia rela mengorbankan apa yang ia miliki untuk mempertahankan kedaulalan RI.
Sumber Pustaka: Cempaka Putih