Meningkatkan Kemampuan Untuk Menjadi Warga Dan Pemimpin Yang Baik

Meningkatkan Kemampuan Untuk Menjadi Warga Dan Pemimpin Yang Baik



Hadirnya pernimpin yang diharapkan akan lebih berarti jika didukung pleh sifat dan tanggung jawab warga/rakyat yang baik dan penuh tanggungjawab serta disiplin. Kelayakan sifat keteladanan pada seorang peinimpin pun dinilai jika dia baik. Artinya di mana dia berada inisalnya di lingkungan warga, sekolah, pekerjaan, pergaulan, seorang peinimpin selalu tampil dengan penuh keikhlasan.

Aparatur pemerintah hendaknya memiliki kejujuran, keikhlasan, dan semangat pengabdian untuk melaksanakan amanat. Hal itu dilakukan bukan untuk mendapatkan imbalan, melainkan karena keyakinan dan kebenaran, serta menghormati hak dan kewajiban orang lain.



Pemuda sebagai generasi pewaris nilai-nilai luhur budaya, penerus cita-cita perjuangan bangsa dan insan pembangunan, diarahkan agar pemuda menjadi kaderpeinimpin bangsa yang berjiwa Pancasila, disiplin, peka, mandiri, beretos kerja, tangguh, meiniliki idealisme yang kuat, berwawasan kebangsaan yang luas, dan mampu mengatasi tantangan, baik masa kini maupun yang akan datang.

Pembinaan dan pengembangan pemuda itu ditujukan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kesetiakawanan sosial serta kepeloporan pemuda dalam membangun masa depan bangsa dan negara. Peran serta pemuda dalam kehidupan politik nasional dan kegiatan internasional terus ditingkatkan melalui keikutsertaannya dalam organisasi kekuatan sosial politik dan organisasi kemasyarakatan lainnya sebagai upaya pendidikan politik sehingga proses kaderisasi dapat berlangsung secara wajar dan berkesinambungan.

Kepeloporan emuda dalam pembangunan bangsa dan negara harus diupayakan agar pemuda memiliki jiwa kejuangan, keperintisan dan kepekaaan terhadap lingkungan. Hal ini dibarengi pula oleh sikap disiplin, mandiri, dan meiniliki sifat yang bertanggungjawab, inovatif, ulet, tangguh, jujur, berani dan rela berkorban dengan dilandasi oleh semangat cinta tanah air.

Fungsi dan peran organisasi kepemudaan, OSIS, organisasi kemahasiswaan, kepramukaan, dan karang taruna perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan agar lebih mandiri, berkualitas, dan lebih meiniliki semangat kebangsaan.
Sumber Pustaka: Grafindo Media Pratama