Pelaksanaan Pancasila Secara Murni Dan Konsekuen Sebgai Cita-Cita Bangsa

Pelaksanaan Pancasila Secara Murni Dan Konsekuen Sebgai Cita-Cita Bangsa



Masa kepemimpinan Orde Baru merupakan masa kepemimpinan nasional yang bertekad melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen serta bertujuan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dalam negara Republik Indonesia. Supersemar dan pelaksanaannya ternyata memperoleh dukungan rakyat dan aparatur negara sehingga merupakan titik tolak terwujudnya tata kehidupan baru bagi struktur ketatanegaraan yang berdasarkan kemurnian Pancasila dan UUD 1945.



Namun, di saat kepemiinpinan Orde Baru bertekad melaksanaakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen. Terjadi ketidakpuasan di masyarakat karena selama 32 tahun dipimpin oleh Orde Baru yang sangat bersifal sentralistik dan tidak memperhtikan kepentingan dan kemakrnuran di setiap daerah untuk mensej ahterakan penduduknya. Atas dasar itu pada pertengahan 1997 Orde Baru hanyak mendapatkan protes dan kritikan oleh mahasiswa sampai dengan lengsernya” Presiden Soeharto sebagai pemimpin Orde Baru.

Setelah itu, dimulailah Orde Reformasi yang Iebih demokratis dan ingin menonjolkan peran serta seluruh warga negara dalam membangun bangsa yang Iebih manusiawi. Hal tersebut dibuktikan, dengan memberikan kesenpatan kepada Komisi Hak asasi manusia (HAM) untuk turut serta dalam mengawasi terselenggaranya pemrintahan. Selain itu pula dibuktikanjuga dengan banyaknyapartai politik sebagai pesertapemilu 1999 dalam nuansa yang jujur dan adil. Setiap partai politik diberikan kebebasan dalam meraih pendukung sebanyak-banyaknya dan masyarakat tidak teipaku pada salah satu partai politik saja Sehingga masyarakat dapat rnengharapkan terbentukny.a suatu pemerintahan yang bersih dan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta menciptakan pemenintahan yang dapat lebih rnementingkan rakyat kecil sesuai dengan GBI-IN 1999 yaitu untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur serta sentosa.
Sumber Pustaka: Grafindo Media Pratama