Pengertian Dan Makna Nasionalisme Pancasila

Pengertian Dan Makna Nasionalisme Pancasila



Nasionalisme berasal dan kata nation, yang herarti bangsa: yakni sejumlah orang/rakyat yang dipersatukan karena persamaan cita-cita serta kerinduan untuk bernegara sendiri. Nation atau bangsa menurut Ernest Renan. adalah kehendak untuk bersatu dan bernegara, sedangkan menurut Otto Bauar. bangsa adalah suatu persatuan perangai atau karakter yang timbul karena perasaan senasib.

Menurut Hans Kohn, nasionalisme secara fundamental timbul dan adanya national counciousness. Dengan kata lain, nasionalisme adalah formalisasi (bentuk) dan rasionalisasi dan kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional inilah yang membentuk nation dalam arti politik. Yaitu negara nasional.


Definisi Nasionalisme


Untuk lebih jelasnya, perlu kitasimak beberapa definisi nasionalisme berikut mi.
  1. L. Stoddard, mengemukakan “Nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian besar individu di mana mereka menyatakan rasa kebangsaan sehagai pcrasaan memiliki secara bersama di dalarn suatu bangsa.’
  2. Dr. Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History and Politics mengemukakan empat unsur nasionali sme, yaitu;
  • hasrat untuk mencapai kesatuan;
  • hasrat untuk rnencapai kemerdekaan.
  • hasrat untuk mencapai keaslian,
  • hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa.

Karateristik Negara Dan Bangsa


Dari definisi itu, tampak bahwa negara dan bangsa adalab sekelompok manusia yang:
  1. memiliki cita-cita bersama yang mengikat warga negara menjadi satu kesatuan;
  2. memiliki sejarah hidup bersama sehingga tercipta rasa senasib sepenanggungan:
  3. memiliki adat, budaya, dan kebiasaan yang sama sebagai akibat pengalaman hidup bersama;
  4. menempati suatu wilayah tertentu yang merupakan kesatuan wilayah;
  5. terorganisasi dalam suatu pemerintahan yang berdaulat sehingga mereka terikat dalam suatu masyarakat hukum.

Makna Nasionalisme


Dalam istilah bahasa Indonesia nation berarti bangsa. yang digunakan untuk terjemahan Ras (Race) dan Volk. Secara politis, ketiga hal tersebut berbeda maknanya; nation adalah bangsa sebagaimana diutarakan terdahulu. Adapun Ras adalah bangsa dalam arti antropologis, yakni berketurunan sama (Yahudi, Arab, Asia, atau Melayu dan sebagainya). Volk adalah kelompok orang yang secara sosiokultural sama. Makna nasionalisme secara politis merupakan manifestasi kesadaran nasional, yang mengandung cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa, baik untuk merebut kemerdekaan atau mengenyahkan penjajahan maupun sebagai pendorong untuk membangun dirinya atau lingkungan masyarakat, bangsa. Dan negaranya.

Kita sebagai warga negara Indonesia, sudah tentu merasa bangga dan mencintai bangsa dan negara Indonesia. Kebanggaan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara, tidak berarti kita merasa lebih hebat dan lebih unggul daripada bangsa dan negara lain serta mernandang rendah bangsa lain. Kita tidak holeh memiliki semangat nasionalisme yang berlebihan (chauvinisme). tetapi kita harus mengembangkan sikap saling menghormati, menghargai, dan bekerja sama dengan bangsa-bangsa lain. Kata Nasionalisme dalam era pergerakan menunjukkan aktivitas dan semua rakyat yang mempunyai tujuan yang sama melawan kekuasaan kolonial. Istilah pergerakan nasional menunjukkan seluruh proses yang teijadi dalam pertumbuhan nasionalisme Indonesia yang terwujud dalam organisasi-organisasi nasionalis yang berdasarkan keadaran, perasaan, dan keinginan yang sama, yakni berjuang bagi kernerdekaan rakyat di dalam satulingkungan negara kesatuan.

Fakor Penbentuk Bangsa Indonesia


Adapun unsur-unsur yang merupakan faktor-faktor penting bagi pembentukan bangsa Indonesia antara lain:
  1. persamaan asal keturunan bangsa (etnik), yaitu bangsa Indonesia berasal dan rumpun bangsa Melayu, dan kemudian diperkaya oleh Variasi percampuran antardaerah;
  2. persamaan pola kebudayaan, terutama cara hidup sebagai suku bangsa petani dan pelaut dengan segala adat istiadat dan lembaga sosialnya, manifestasi (perwujudn) persamaan kebudayaan itu jelas nyata sekarang dalam wujud persarnaan bahasa.nasional, yaitu bahasa Indonesia:
  3. persamaan tempat tinggal yang disehut dengan narna khas ianah air, yakni tanah tumpah darah seluruh bangsa yang bcrw.ilayah dan Sang sampai Merauke;
  4. persamaan nasib kesejai ahannya baik kejayaan bersama pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan besar zaman bahari Sriwijaya dan Majapahit, maupun penderitaan bersama di bawah dominasi penjajah asing;
  5. persamaan cita-cita yakni persamaan cita-cita hidup hersama sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat serta membangun negaranya dalam ikatan persatuan Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam rangka merebut dan mempertahankan kemerdekaan dan cengkeraman penjajah itu, telah banyak para pejuang bangsa kita yang berguguran. Mereka telah rela, ikhlas mengorbankan harta, tenaga. bahkan nyawa. Semua pengorbanan para pejuang pahiawan bangsa itu tidak pernah merninta dan mengharapkan jasa atau imbalan. Semua pengorhanan itu mereka lakukan dengan ikhlas demi kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia tercintai.
Sumber Pustaka: Grafindo Media Pratama