Pengertian, Hakikat, Dan Sistem Pemerintahan Demokrasi

Pengertian Dan Hakikat Demokrasi



Istilah demokrasi secara etimologi berasal dan bahasa Yunani, yaitu Demos dan Kratos yang berarti pemerintahan oleh rakyat. Demokrasi di Yunani dimulai dengan reformasi sistem pemerintahan oleh seorang yang bernama Kleistenes pada tahun 508 SM. Menurut Kleistenes pemerintahan yang demokratis yaitu suatu pemerintahan di mana semua keputusan-keputusan penting harus diambil oleh suatu majeIs yang berjumlah 500 orang dan dipilih secara langsung oleh rakyat untuk masajabatan satu sampai duatahun. Karena majelis ini dipilih secara Iangsung oleh rakyat maka majelis ini berhak untuk mengangkat dan memberhentikan para pemimpin.

Makna demokrasi adalah bahwa negara-negara kota yang sejak dulu diperintah oleh berbagai penguasa yang tidak demokratis atau diktator, kemudian diubah menjadi sistem di mana sejumlah warga masyarakat berhak berpartisipasi Iangsung dalam pemerintahan. Pengalaman di atas melahirkan suatu sistem poIitk di mana rakyat berdaulat, bukan hanya untuk memerintah din sendiri, tetapi juga mempunyai sumber daya serta lembaga-lembaga yang dapat digunakan untuk ikut aktif dalam pemerintahan.



Demokrasi dalam prosesnya mengalami perkembangan seiring kebutuhan dan dinamika masyarakat. Demokrasi dalam arti modern terwujud pada akhir abad XIX dan dipakai hampir seluruh negara di dunia. Ciri khas dan setiap sistem demokrasi ialah pandangan. bahwa warga negara (rakyat) harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan politik, baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui perwakilan).

Demokrasi mempunyai arti penting bagi masyarakat yang menggunakannya. Sebab dalam sistem demokrasi ada jaminan bagi masyarakat untuk menentukan sendiri jalannya organisasi negara. Oleh sebab itu. hampir semua pengertian demokrasi selalu memberikan posisi penting bagi rakyat.Walaupun di setiap negara pelaksanaannya tidak selalu sama namun pada hakikatnya adalah sama karena rakyat mempunyai posisi penting dalam asas demokrasi.

Demokrasi sebagai dasar hidup bernegara memberikan pengertian bahwa rakyat dapat menentukan sendiri apa yang menjadi kehendaknya. termasuk mempengaruhi kebijakan negara yang menyangkut kehidupan rakyat.

Sistem pemerintahan demokrasi menjadi pilihan sebuah negara karena beberapa alasan. yaltu sebagai berikut.
  1. Demokrasi menoong mencegah timbulnya pemerintahan oleh kaum autocrat yang kejam dan licik. Masalah yang paling mendasar dalam dunia politik adalah mencegan timbulnya suatu pemerintahan yang otokratis. Dalam perjalanan sejarah suatu bangsa, para pemimpin yang didorong oleh rasa gila kebesaran. kepentingan pribadi, ideologi, nasionalisme, keyakinan agama, atau hanya emosi dan kata hati, telah mengeksploitasi kemampuan suatu negara yang besar melalui pemaksaan dan kekerasan untuk mencapai tujuan-tujuan pncad mereka.
  2. Demokrasi menjamin hak asasi man usia bagi warga negaranya. Demokrasi bukan hanya sebuah proses memerintah karena hak asasi manusia adalah unsur penting dalam sistem politik demokratis. Adanya jaminan atas hakh ak warga negara (rakyat) merupakan salah satu bahan utama dalam membangun proses pemerintahan yang demokratis. Hak-hak itu antara lain hak untuk berpartisipasi. hak menyatakan pendapat, hak untuk memberikan suara, dan sebagainya.
  3. Demokrasi menjamin kebebasan yang lebih luas bagi warga negaranya. Di samping semua hak. kebebasan, dan kesempatan yang diperlukan supaya pemerintahan berjalan demokratis, wrga negara di negara demokrasi juga menikmati banyak kebebasan yang lebih luas yang senantiasa melekat pada hak asasi manusia.
Sumber Pustaka: Aneka Ilmu