Pengertian Syukur Nikmat Pemberian Allah SWT

Pengertian Syukur Nikmat Pemberian Allah



Arti syukur adalah mengakui pemberian Allah yang berupa nikmat pancaindra, anggota badan, dan rezeki. Wujud dan syukur adalah menggunakan pemberian Allah dengan sebaik-baiknya, seperti menggunakan tangan, mata, telinga, dan kaki kepada hal yang bermanfaat dan menurut ketentuan Allah.

Suatu nikmat akan dapat disyukuri apabila seseorang telah mengalami peristiwa yang sangat menyakitkan. Misalnya, orang yang sedang sakit telinganya, ia akan lebih merasakan betapa besar nikmat apabila ia sehat. Karena semua nikmat datangnya dan Allah semata.



Selain nikmat sehat, yang lebth besar lagi adalah nikmat Islam dan nikmat iman. Iman merupakan kebutuhan rohani. Jika rohani (jiwa) sakit, maka terasa sakit seluruh badan yang lama dalam pemulihanlpenyembuhannya. Langkah dalam penyembuhan adalah hati yang tenang seraya memohon dan mendekatkan diri kepada Allah.

Yang dimaksud dengan syukur nikmat ialah ungkapan rasa terima kasih dengan diiringi rasa gembira dan puas atas segala rahmat dan nikmat dan Allah swt. Yang telah diterima oleh seseorang. Ungkapan rasa syukur dapat diwujudkan dengan tiga cara yaitu: melalui hati, melalui ucapan, dan melalui perbuatan. Ungkapan melalui hati tercermin dengan timbulnya rasa puas, rasa gembira, dan pengakuannya terhadap nikmat yang diterimanya itu datangnya dan Allah swt. 

Ungkapan syukur melalui ucapan yaitu berupa ucapan pujian kepada Allah swt. Misalnya, mengucapkan hamdalah. Ungkapan rasa syukur melalui perbuatan yaitu dengan menaati segala perintah Allah swt. dan meninggalkan larangan-Nya,mempergunakan nikmat yang diterima itu untuk kebaikan dan dengan melakukan sujud syukur. Ungkapan rasa syukur baik melalui hati, melalui ucapan, atau melalui perbuatan harus didasari dengan fiat ikhlas hanya karena Allah swt. semata.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara