Pentingnya Disiplin Bagi Diri Dan Kehidupan Masyarakat, Bangsa Dan Negara RI

Pentingnya Disiplin Bagi Diri Dan Kehidupan Masyarakat, Bangsa Dan Negara RI



Terbentuknya disiplin pada diri seseorang tidak lepas dan dorongan yang mempengaruhinya. Ada dua dorongan yang mempengaruhi disiplin, yaitu:
  1. dorongan yang datang dan dalam din manusia, yaitu disebabkan adanya pengetahuan, kesadaran, dan keiauan untuk berbuat disiplin;
  2. dorongan yang datangnya dan luar, yaitu disebabkan adanya: perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman, hukuman, ganjaran, dan sebagainya.
Pengetahuan yang dimiliki seseorang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang untuk berdisiplin di samping faktor-faktor lainnya. Karena dengan adanya pengetahuan ini, orang akan mengetahui tindakan-tindakan apa saja yang dapat dikatakan disiplin, bagaimana cara melakukan tindakan disiplin, apa akibatnya dan suatu tindakan yang disiplin, dan apa akibatnya jika tidak disiplin.



Contohnya, bagaimana seseorang akan menaati peraturan lalu lintas kalau orang itu sendiri tidak memiliki pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas. paling tidak sekalipun dia mau mematuhi, tindakannya hanya mencoba-coba dan bersifat kebetulan. Disiplin yang lahir dalam diri atau karena dorongan dan diri senditi perlu memiliki unsur kesadaran yang berasal dan hati nurani kita. Lahirnya suatu kesadaran akan membuat apa yang kita lakukan tidak dirasakan sebagai paksaan. tetapi merupakan panggilan hati nurani. Contohnya, kita menyerahkan tugas yang diberikan oleh guru tepat pada waktunya bahkan sebelum waktu yang telah ditetapkan. Namun, tetapi kita tidak merasa dipaksa karena kita menyadari tentang pentingnya pengerjaan tugas dan manfaat yang akan didapat bagi kemajuan diri sendiri.

Kemauan untuk berbuat disiplin, adanya pengetahuan, dan adanya kesadaran. tidaklah sempurna jika tidak disertai dengan kemampuan untuk berbuat disiplin karena apa yang kita ketahui dan apa yang kita sadari mi perlu kita laksanakan. Dalam pelaksanaannya itu, diperlukan kemauan untuk berbuat. Dengan adanya komponen, disiplin akan betul-betul merupakan disiplin yang lahir dari kesadaran dan dorongan dan dalam diri sendiri.

Itikad baik ialah niat yang kuat dan mantap untuk melakukan suatu jenis kegiatan sampai apa yang hendak kita capai itu, benar-benar bisa menjadi kenyataan. Jadi, jika kita ingin mencapai gelar sarjana maka sebelurn gelar itu bisa kalian capai, kegiatan yang kalian lakukan itu tidal boleh berhenti. walaupun di sana sini terdapat banyak gangguan atau rintangan. Agar itikad baik ini dapat menghasilkan sesuatu yang kita harapkan, itikad ini harus disertai semangat pantang menyerah. Semangat pantang menyerah adalah suatu usaha yang harus kita tumbuhkan sendiri secara terus-menerus karena tujuan yang hendak kita capai itu besar kegunaannya bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas bangsa kita.

Tanpa disertai keyakinan tentang manfaat yang terkandung di dalam tujuan yang hendak dicapai, sernangat kita bisa kendur. Oleh sebab itu, semangat ini harus kita bakar dengan keinginan-keinginan agar tujuan kita benar-benar dapat terwujud. Jika semua itu telah berhasil kita miliki, kita tinggal membiasakan din untuk mengenjakan segala kegiatan sesuai dengan rencana dan waktu yang telah kita tentukan sendiri. Usaha-usaha nyata dengan penuh hati untuk melakukan berbagai kegiatan sesuai dengan rencana. Peraturan dan waktu yang telah ditentukan itulah yang disebut disiplin.
Sumber Pustaka: Grafindo Media Pratama