Peranan Kesetiakawanan Sosial Dalam Islam

Peranan Kesetiakawanan Sosial



Dalam kehidupan bermasyarakat sikap kesetiakawanan sangat dibutuhkan karena manusia adalah makhluk sosial. Kesetiakawanan mempunyai peranan penting dalam kehidupan, baik dalam lingkungan kerja, lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Oleh karena pentingnya kebidupan yang berkesetiakawanan sosial maka dicanangkanlah oleh pemerintah, Han Kesetiawanan Sosial yang jatuh pada tanggal 20 Desember.



Menurut ajaran Islam, kesetiakawanan sosial harus dikembangkan dan dilestarikan oleh setiap jiwa, karena melalui rasa kesetiakawanan sosial akan terwujudlah sifat kasih sayang dan persatuan serta kesatuan yang kukuh. Sebagaimana sabda Rasulullah:

“Engkau lihat orang-orang mukmin dalam saling mengasihi, sating mencintai, dan sating menolong seperti satu tubuh yang apabila satu anggota tubuhnya sakit, tertariklah semua anggota tubuh lainnya (ikut sakit) dengan tidak dapat tidur dan panas (demam).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Adapun peranan kesetiakawanan dalam hidup bermasyarakat adalah:
  1. menumbuhkan sifat kasih sayang,
  2. dapat menumbuhkan tali persaudaraan,
  3. menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat,
  4. mewujudkan kehidupan yang aman dan tenteram,
  5. membentuk persatuan dan kesatuan,
  6. memperkukuh persatuan seagama di lingkungan umat Islam.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara