5 Faktor Pembentuk Kepribadian Dan Penjelasannya

5 Faktor Pembentuk Kepribadian Dan Penjelasannya



Kepribadian seseorang terbentuk berdasarkan proses perpaduan antara faktor-faktor pembawaan yang dimiliki seseorang dan leluhurnya dengan faktor-faktor lingkungan yang diperoleh melalui proses sosialisasi dan pergaulan sepanjang hidup. Yang harus disadari bahwa setiap orang memiliki corak kepribadian yang tidak selalu sama walaupun memiliki asal-usul atau keturunan yang sama. Demikian juga orang yang bergaul di lingkungan masyarakat yang berbeda-beda akan menghasilkan suatu proses pembentukan kepribadian yang berbeda-beda pula. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembentukan kepribadian seseorang antara lain sebagai berikut.



Faktor Pembawaan


Yang dimaksud dengan faktor pembawaan adalah faktor-faktor yang berupa bawaan dan leluhurnya. Faktor-faktor ini sesungguhnya merupakan pondasi yang menjadi cikal bakal untuk proses pembentukan suatu kepribadian. Jika dianalogikan dengan sebuah bangunan, kepribadian merupakan bangunan, sedangkan faktor bawaan merupakan kerangkanya.

Adapun desain dan pengembangan variasi dan interior bangunan merupakan faktor-faktor milie atau faktor lingkungan. Faktor pembawaan ini bisa berupa bentuk fisik, warna kulit, tipe rambut, bentuk atau raut muka, postur tubuh, dan lain-lain termasuk hal-hal yang bersifat abstrak, seperti karakter, bakat-bakat, dan IQ. Menurut Mendel, faktor pembawaan ini bias doininan ayah (XX) atau dominan ibu (YY), atau merupakan variasi dan keduanya (XY). Misalnya, karakter pemarah yang diwariskan oleh orang tua kepada anaknya.

Faktor Lingkungan Fisik


Faktor lingkungan fisik akan mempen garuhi kepribadian seorang individu. Misalnya, masyarakat yang tinggal di daerah subur seperti daerah pedesaan, cenderung memiliki kepribadian yang ramah; tenang; dan sabar. Sebaliknya, masyarakat yang tinggal di daerah tandus cenderungrakus, tamak, dan egois karena lingkungan fisik yang keras.

Faktor Kelonipok


Sebuah kelompok dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anggotanya, baik kepribadian yang sifatnya positif maupun yang negatif, misalnya kelompok sepermainan.

Faktor Kebudayaan Khusus


Setiap daerah memiliki karakteristik yang khas karena pengaruh kebudayaan yang dianut. Inisalnya, kepribadian masyarakat kota berbeda dengan masyarakat desa; masyarakat industri berbeda kepribadiannya dengan masyarakat tradisional. Begitu juga jika menyangkut kepribadian suku bangsa, ras, dan kelas sosial tertentu akan berbeda satu sama lain.

Faktór Pengalaman yang Unik


Kepribadian seseorang akan dipengaruhi oleh sejumlah pengalaman yang dilalui dalam hidupnya. Pengalaman yang dilalui individu tidak sama dengan individu lainnya. Oleh karena itu, pengalaman yang unik itu akan membentuk kepribadian seseorang yang berbeda dengan individu lainnya.
Sumber Pustaka: Yudhistira