Meningkatkan Perilaku Yang Sesuai Dengan Budaya Nasional

Meningkatkan Perilaku Yang Sesuai Dengan Budaya Nasional



Adat-istiadat adalah tata kelakuan suatu bangsa yang kekal dan turun-temrun dan generasi ke generasi selanjutnya sebagai warisan sehingga kuat integrasinya dengan pola-pola perilaku masyarakat. Adat-istiadat merupakan wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan-aturan yang satu dengan lainnya berkaitan menjadi sistem.

Dalam penjelasan UUD 1945 dapat dibaca, bahwa kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah budaya Indonesia seluruhnya ini berarti keanekaragaman kebudayaan yang terdapat di Indonesia, tanpa membeda-bedakan kebudayaan dan suatu daerah tertentu, diakui sebagai kebudayaan nasional, adalah kewajiban kita, generasi sekarang dan yang akan datang untuk mengembangkan, memperkaya, dan melestarikan kebudayaan bangsa kita, serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa kita di dunia internasional.



Contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan budaya nasional dalani berbagai lingkungan ialah sebagai berikut.

Lingkungan Keluarga


  1. hormat kepada orang tua,
  2. bertutur kata kepada kedua orang tua dengan menggunakan bahasa yang halus, sopan,
  3. menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, juga bahasa daerah untuk lingkungan sendiri,
  4. berpamitan, apabila akan berangkat ke sekolah atau pergi ke luar rumah,
  5. berusaha menggunakan produksi dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa.

Di Lingkungan Sekolah


  1. hormat dan sopan terhadap guru,
  2. melakukan upacara bendera dengan khidmat,
  3. menyanyikan lagu-lagu mars dan hymne yang patriotik serta lagu-lagu daerah melalui kegiatan paduan suara,
  4. kegiatan wisata siswa ke objek-objekyang mengandung nilai sejarah, budaya, perjuangan, pengetahuan, dan lain-lain,
  5. melakukan kegiatan napak tilas.

Di Lingkungan Masyarakat


  1. melaksanakan siskamling,
  2. bergotong royong membersihkan lingkungan,
  3. melaksanakan kegiatan olahraga/senam kesegaran jasmani baik kegiatan rutin maupun dalam bentuk pertandingan,
  4. pembinaan kesenian/kebudayaan di lingkungannya,
  5. menjaga bangunan-bangunan dan barang-barang atau benda-benda peninggalan masa lampau.