Pengertian Hubungan Internasional Menurut Para Ahli

Pengertian Hubungan Internasional



Telah dikemukakan di awal bahasan bahwa negara-negara di dunia menjalin hubungan secara internasional. Suatu negara tidak hidup sendiri, melainkan berbatasan dengan negara-negara lain. Kenyataan ini semakin memperkuat pentingnya hubungan internasional yang melibatkan banyak negara. Selain itu, suatu negara mungkmn berkepentingan untuk menjalin hubungan dengan negara lain deini memajukan kepentingan-kepentingan politik, ekonoini, budaya, dan sebagainya.



Menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra), hubungan intemasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut, Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan politis, budaya, ekonoini ataupun pertahanan dan keamanan. Konsep hubungan internasional berkait erat dengan subyek-subyek, seperti organisasi intemasional, diplomasi, hukum internasional, dan politik internasional. Organisasi-organisasi intemasional seperti Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Perkumpulan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), Organisasi perdagangan dunia (WTO), dan sebagainya berperan besar untuk menjembatani kepentingan berbagai negara.

Pengertian Hubungan Internasional Menurut Para Ahli



Untuk memahaini lebih jauh tentang pengertian hubungan internasional, berikut ini beberapa pengertian menurut para ahli.
  • Charles A. Mc Clelland
Hubungan intemasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi.
  • Warsito Sunaryo

Hubungan internasional merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu, termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu, bias diartikan sebagai negara, bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional.
  • Tygve Nathiessen
Hubungan intemasional merupakan bagian dan ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional, organisasi dan adininistrasi internasional dan hukum internasional.
Sumber Pustaka: Erlangga