Turut Serta Membina Dan Mengamalkan Kehidupan Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Turut Serta Membina Dan Mengamalkan Kehidupan Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila



Nilai-nilai Pancasila hams diamalkan dan menjadi sikap hidup manusia Indonesia, yaitu kehidupan yang dijiwai nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, nilai Kemanusiaan yang adil dan beradab, kesadaran untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sikap yang menjunjung tinggi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak lain adalah untuk mewujudkan kehidupan pribadi dan sosial yang kita cita-citakan dan paling baik. Oleh karena itulah, pada hakikatnya pembangunan nasional merupakan wujud pengamalan Pancasila secara nyata. Dengan demikian, jelaslah bahwa dalam membangun bangsa dan negara yang berdasarkan Pancasila, pada akhimya berarti pula membangun manusia-manusia Pancasila.



Wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehar-hari antara lain sebagai berikut.
  1. Melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing, misalnya yang beragama Islam ke mesjid, yang Kristen ke gereja, yang Hindu ke pura, dan yang Buddha ke wihara.
  2. Menolong orang yang sedang kesusahan (kecelakaan, kmatian, bencana alam, dan lain-lain) sebagai wujud rasa perikemanusiaan.
  3. Mencintaj kebersihan, menjaga ketertiban datI keamanan melalui gotong royong, siskamling, mematuhi hukum yang berlaku sebagai wujud rasa cinta tanah air, memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan.
  4. Mengambil keputusan melalui musyawarah mufakat, seperti dalarn rapat OSIS, rein bug desa, sidang DPR/MPR, dan lain-lain dengan lebih mengutamakan kepentingan bersama dan dapat dipertanggungjawabkn secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara dengan membayar pajak, memperoleh pendidikan, menghormati orang tua, belajar dengan giat, dan lain-lain demi terwujudnya kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Pengarnalan nilai-nilai Pancasila selain tersebut di atas, tentu rnasih banyak yang lain yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Dengan demikian pendalaman dan pengalaman Pancasila secara nyata, merupakan wujud partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan nasional.

Pengamalan Pancasila dan UUD 1945 secara konsekuen tidak dapat ditawar-tawar lagi. Kita menyadari bersama stabifitas politik dan pemerintahan yang baik, merupakan prasyarat bagi terselenggaranya pembangunan nasional. Pelaksanaan pemilu merupakan sarana demokrasi Pancasila yang akan membawa rakyat, bangsa, dan negara Indonesia ke arah kehidupan yang demokratis, stabil, tertib, dan dinamis.
Sumber Pustaka: Yudhistira