Definisi Lagu Daerah Dalam Jejak Sejarah Indonesia

Definisi Lagu Daerah Dalam Jejak Sejarah Indonesia



Menurut Jan Harold Bunvand, lagu atau nyanyian rakyat beredar secara lisan di antara anggota kolektif tertentu dan berbentuk tradisional. Dengan kata lain, lagu daerah atau nyanyian rakyat adalah salah satu tradisi lisan tanpa jelas pengarangnya. Nyanyian rakyat bisa menjadi bagian dan sejarah lisan bila didukung sumber-sumber lain.

Lagu rakyat dapat dibedakan dengan lagu lain seperti lagu pop atau lagu klasik. Hal ini disebabkan karena sifatnya mudah berubah-ubah baik bentuk maupun isinya, sedangkan lagu-lagu pop, seriosa, dan lagu klasik biasanya dinyanyikan sesuai dengan keinginan penciptanya.



Ada tiga macam lagu rakyat yaitu sebagai berikut.
  1. Lagu Rakyat Berfungsi (functional songs), yaitu nyanyian dan lagunyamemegang peranan yang sama penting. Disebut berfungsi karena baik link maupun Iagunya cocok dengan irama aktifitas khusus dalam kehidupan manusia.
  2. Lagu Rakyat Bersifat Liris, yaitu nyanyian rakyat yang teksnya bersifat uris dan merupakan pencetusan rasa haru pengarangnya, yang anonim tanpa menceritakan kisah bersambungnya.
  3. Lagu Rakyat Liris yang bukan sesungguhnya yaitu yang biasanya menceritakan kisah bersambung.
Nyanyian rakyat berfungsi antara lain sebagai pelipur lara, pembangkit semangat dalam perjuangan, memelihara sejarah setempat atau klan, dan untuk memprotes ketidakadilan dalam masyarakat.

Dan banyak jenis nyanyian rakyat, salah satu yang dipertimbangkan untuk dijadikan sumber sejarah adalah, nyanyian rakyat yang bersifat berkisah, di antaranya Balada dan Epos.
Sumber Pustaka: Yudhistira