Melaksanakan Aturan Dan Prinsip Musyawarah

Melaksanakan Aturan Dan Prinsip Musyawarah



Musyawarah akan berhasil mencapai mufakat apabila dilaksanakan menurut aturan dan prinsip yang berlaku. Kedisiplinan melaksanakan aturan dan prinsip musyawarah kita terapkan mulai dan lingkungan terkecil, yakni keluarga. Kedisiplinan melaksanakan aturan dan prinsip musyawarah dalam keluarga membina kita untuk mampu bermusyawarah dalam lingkungan yang lebih luas, yaitu sekolah dan masyarakat itu sendiri.



Dalam Keluarga

  1. Mengutarakan pendapat dengan tetap menghorrnati ayah dan ibu sebagai orang tua.
  2. Menerima pendapat yang baik untuk kepentingan keluarga tanpa rasa terpaksa.
  3. Musyawarah berakhir dengan keputusan yang disepakati dan akan dilaksanakan bersama.

Dalam Sekolah

  1. Dalam suatu mpat, ketua mpat menjelaskan peimasalahan dan tata tertib rapat.
  2. Peserta rapat menyimak permasalahan sekaligus memperhatikan tata tertib rapat.
  3. Ketua rapat bertanggung jawab memandu rapat agar rapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
  4. Peserta rapat menghargai wewenang dan tanggung jawab ketua rapat untuk menciptakan suasana kekeluargaan dalam rapat.
  5. Peserta rapat mengutarakan pendapat secara jelas dan tanpa menyinggung perasaan peserta lain.
  6. Tukar pendapat berlangsung tanpa ada keinginan memaksakan pendapat.
  7. Peserta rapat mau menerima pendapat peserta lain yang memang sesuai dengan kepentingan bersama.
  8. Rapat berakhir dengan kesepakatan yang akan ditaati dan dilaksanakan seluruh peserta.

Dalam Masyarakat

  1. Ketua rapat atau sidang menjelaskan alasan dan tujuan musyawarah. Ia juga menjabarkan tata tertib musyawarah.
  2. Masing-masing peserta musyawarah mengemukakan pendapat yang masuk akal dalam suasana kekeluargaan.
  3. Perdebatan atau silang pendapat terjadi bukan untuk memenangkan pendapat pribadi melainkan untuk mencapai mufakat.
  4. Masing-masing peserta menerima ataupun menyanggah pendapat orang lain tanpa menyinggung perasaan orang yang bersangkutan.
  5. Meskipun bukan berasal dan gagasan sendiri, peserta menerima mufakat sehagai kesepakatan yang benar, baik, dan patut dilaksanakan untuk kepentingan bersama.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact