Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi



Perkembangan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) tidak lepas dan keberadaan masyarakat dalam menyerap iptek itu sendiri. Masyarakat tradisional yang masih menjunjung tinggi dan memegang teguh adat istiadat, mempunyai pandangan bahwa melaksanakan warisan leluhur, baik norma, nilai-nilai kehidupan, cita-cita, maupun harapan, merupakan suatu kcbanggaan, kewajiban, serta kebutuhan. Pada masyarakat tradisional, mereka yang melaksanakan tradisi leluhur, dianggap telah menjaga dan rnengamankan keharmonisan masyarakat serta harta warisan peninggalan nenek moyang.

Tradisi leluhur yang masih dijalankan hingga sekarang, antara lain terdapat di Irian Jaya (Papua). Suku di pedalamam Irian Jaya (Papua) masih menjaga dengan baik jasad leluhur mereka yang telah meninggal dan membungkusnya dengan daun sagu kering. Setelah itu dibuatkan tiang besi untuk mengenang jasanya. Tradisi yang lain adalah sungkeman pada Han Raya Idulfitri yang dilakukan oleh umat Islam.



Ciri-ciri masyarakat tradisional atau sederhana, antara lain sebagai berikut.
  1. Hubungan dalam keluarga dan masyarakat setempat sangat kuat.
  2. Organisasi sosial pada pokoknya didasarkan atas adat istiadat yang terbentuk menurut tradisi.
  3. Kepercayaan pada kekuatan-kekuatan gaib masih kuat memen garuhi kehidupan manusia, tetapi tidak dapat dikuasai olehnya.
  4. Tidak ada lembaga khusus untuk memberi pendidikan teknologi. Keterampilan mereka tidak diperoleh dan hasil peinikiran atau eksperimen melainkan dan warisan orang tua ditambah dengan sedikit teori dan pengalaman.
  5. Tingkat buta huruf relatif tinggi.
  6. Hukum yang berlaku tidak tertulis dan tidak kompleks. Pokok-pokok hukum diketahui dan dipahaini oleh hampir semua warga masyarakat yang sudab dewasa.
  7. Ekonoini sebagian besar masyarakat meliputi produksi untuk keperluan keluarga sendiri atau pasaran kecil setempat, sedangkan uang sebagai alat penukar dan alat pengukur harga berperan secara terbatas sekali.
  8. Kegiatan ekonoini dan sosial yang memerlukan kerja sama orang banyak dilakukan secara tradisional dengan gotong royong tanpa hubungan kerja yang jelas.
Dengan memperhatikan ciri masyarakat tradisional atau sederhana, secara otomatis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masyarakat tersebut akan mengalaini hambatan. Walaupun demikian, lambat laun masyarakat tradisional akan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat kita lepaskan dan modernisasi. Semua bangsa terlibat dalam proses modernisasi. Manifestasi proses modernisasi pertama kali tampak di
Inggris pada abad ke-18 yang disebut dengan Revolusi Industri. Semenjak itu, gejala modernisasi meluas ke seluruh penjuru dunia. Modernisasi ialah proses transformasi atau proses perubahan masyarakat dalam aspek-aspeknya.

Aspek yang paling spektakuler dalam modernisasi suatu masyarakat ialah pergantian teknik produksi dan cara tradisional ke cara modern. Fenomena inilah yang sebenarnya merupakan pengertian dan Revolusi Industri. Akan tetapi, Revolusi Industri sebenarnya hanya meliputi satu aspek saja dan suatu proses yang jauh lebih luas.

Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto, antara lain sebagai berikut.
  1. Menerapkan cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang melembaga di kalangan kelas penguasa dan masyarakat melalui sistem pendidikan dan pengajaran yang terencana dengan baik.
  2. Memiliki sistem adininistrasi negara yang baik.
  3. Mempunyai sistem pengumpulan data yang baik, teratur, akurat, dan terpusat dalam suatu lembaga atau badan tertentu.
  4. Menciptakan iklim yang baik dan mendukung (favourable) bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses modernisasi.
  5. Memiliki sistem organisasi yang tinggi.
  6. Melakukan sistem sentralisasi wewenang dalam melaksanakan perencanaan sosial.
Modernisasi bidang iptek di Indonesia dapat dilihat melalui program pengembangan yang dilakukan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Di negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mutlak diperlukan. Hal itu, untuk menjadikan bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia i. Meskipun deinikian, kita juga wajib mengendalikan iptek agar Memiliki dampak dan manfaat yang luas bagi semua lapisan masyarakat. Dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tercipta manusia-manusia berkualitas, berdaya guna, serta berhasil guna. Mereka akan Memiliki keterampilan dan kemampuan professional yang tinggi pada bidang masing-masing.

Ilmu pengetahuan dan teknologi modern sekarang makin nyatamanfaatnya bagi kehidupan sebagian besar manusia dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, di negara yang sedang berkembang, masyarakat belum sepenuhnya menikmati hasil-hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal itu disebabkan oleh tingkat pendidikan dan perekonomian di negara-negara yang sedang berkembang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju.

Hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dicapai bangsa Indonesia sangat membantu terselenggaranya kehidupan yang lebih baik. Beberapa bukti hal tersebut adalah sebagai berikut.
  • Penggunaan Komputer
Penggunaan komputer akan membantu memudahkan pekerjaan mendata, mengolah, rnengoreksi suatu pekerjaan dengan lebih akurat, rnudah, serta dalam waktu yang relatif cepat.
  • Penggunaan Sarana Satelit Komunikasi
Penggunaan sarana satelit kornunikasi mengakibatkan perkembangan komunikasi melalui telepon, balk telepon rumah maupun telepon seluler. Jarak yang jauh tidak lagi menjadi halangan untuk berkomunikasi, Penggunaan satelit juga sangat mendukung perkembangan bidang pertelevisian sehingga sampai saat ini banyak berdiri stasiun pemancar televisi (bandingkan pada tahun 70-an).
  • Penggunaan Transportasi Udara dan Laut
Perkembangan sarana transportasi udara dan laut yang makin canggih menjadikan daerah-daerah terpencil dapat terjangkau. Dengan demikian, tidak ada lagi daerah yang terisolasi. Hal ini akan berdampak pula pada meningkatnya perekonomian masyarakat.
  • Pendirian Perguruan Tinggi Baru
Pendirian perguruan tinggi baru jelas akan sangat membantu perkembangan dunia pendidikan. Termasuk di dalamnya adalah munculnya peneliti-peneliti muda.
  • Pemanfaatan Energi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia juga berdampak pada pemanfaatan dnergi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat tidak lagi hanya tergantung pada migas, tetapi sudah bisa memanfaatkan energi matahari.
  • Peningkatan Hasil Produksi
Produk-produk industri di Indonesia telah mengalaini peningkatan dan segi kualitas dan kuantitas sehingga mampu mengekspornya ke beberapa negara.
Sumber Pustaka: Tiga Serangkai