Sumber Sejarah, Bukti Dan Fakta Beserta Penjelasannya

Sumber Sejarah, Bukti Dan Fakta Beserta Penjelasannya



Beikut ini adalah sumber, bukti dan fakta sejarah yang perlu kita ketahui besama.

Sumber Sajarah


Peristiwa atau kejadian masa lampau dapat diungkap berdasarkan sumber-sumber sejarah. Sumber sejarah dapat dibedakan menurut asal dan wujud sumber sejarah. Ditinjau dan asalnya sumber sejarah terdiri atas:


  • Sumber primer
Sumber primer merupakan sumber asli. Dalam arti berasal dan orang atau benda yang terlibat atau ada ketika suatu peristiwa terjadi di masa lalu.
  • Sumber sekunder
Sumber sekunder berupa laporan atau catatan dan seseorang mengenai suatu peristiwa, tetapi ia sendiri tidak mengalaminya atau terlibat langsung dalam peristiwa itu. Bila ditinjau dan wujudnya, sumber sejarah dapat dibagi atas:
  • Sumber lisan
Sumber lisan berupa keterangan dan seseorang atau beberapa orang yang menyaksikan langsung atau mengalami langsung suatu peristiwa.
  • Sumber tertulis
Sumber tertulis berupa keterangan tertulis mengenai suatu peristiwa atau kejadian, misalnya prasasti, babad, naskah kuno, dan buku-buku.
  • Sumber benda
Sumber benda berupa alat-alat atau artefak dan fosil, bangunan-bangunan kuno, dan lain-lain.
  • Sumber audiovisual
Sumber audiovisual berupa hasil rekaman media elektronika, seperti kaset dan video mengenai suatu peristiwa.

Bukti Sejarah


Kita telah mengetahui bahwa sejarah adalah peristiwa masa lampau. Sejarah atau peristiwa masa lampau dapat ditelusuri kembali berdasarkan bukti-bukti yang berhubungan dengan peristiwa tersebut. Bukti-bukti yang dimaksud antara lain prasasti, candi, bagunan-bangunan kuno, artefak, dokumentasi berupa foto dokumen, dan artikel.

Fakta Sejarah


Fakta Sejarah adalah penyatuan atau pengelompokan berbagai data mengenai suatu peristiwa sejarah. Pengelompokan data hanya mungkin terlaksana, bila peneliti memiliki konsep dan hasil membaca mengenai peristiwa tersebut. Contohnya mengenai terjadinya kudeta atau revolusi di sebuah negara. Data-data yang diperlukan antara lain rapat-rapat menjelang kudeta, mobilisasi massa, pergantian pejabat, penculikan para aktivis, pembunuhan-pembunuhan, pengungsian, jalannya kudeta, dan pengibaran bendera.

Dengan tergabungnya semua data yang diperlukan, maka peneliti telah menemukan fakta tentang terjadinya kudeta atau revolusi di negara tersebut. Contoh lainnya, tidak ada seorang pun yang meragukan lagi bahwa pada tanggal 12 Oktober 1492, Christoforus Columbus dan Spanyol telah mendarat di Kepulauan Bahama.

Kebenaran dan peristiwa itu dapat dibuktikan dengan satu sen dokumen yang telah diuji secara saksama, baik otensitas maupun kredibilitasnya sehingga hal itu dianggap sebagai suatu fakta sejarah. 
Sumber Pustaka: Yudhistira